Aku, Dunia, dan Akhiratku…

 Walah masih caleg aja dah korupsi apalagi dah jadi aleg…, so buat temen-temen pilih partai dan caleg yang berkualitas ya… inrasyad.wordpress.com

logo_demokratSUMENEP – Calon legislatif (caleg) asal Partai Demokrat Kabupaten Sumenep, Abdul Aziz  Salim Sabibie ditahan oleh Polres setempat. Dia ditahan karena diduga kuat telah melakukan tindak pidana korupsi Komunitas Adat Terpencil (KAT), senilai kurang lebih Rp408 juta.

Dana yang dikorupsi oleh pria yang juga sekretaris DPC Partai Demokrat ini, merupakan dana dari Dinas Kesejahteraan Sosial (Kessoh) Pemerintah Propinsi Jawa Timur, yang dialokasikan dalam tahun anggaran 2005, dengan mata anggaran proyek rehab rumah bagi warga miskin.

Adapun nilai total proyek yang dilaksanakan di Desa Gelaman, Kecamatan Arjasa (pulau Kangean), Sumenep tersebut sebanyak Rp1,2 miliar. Dari jumlah tersebut, yang dikelola oleh tersangka ada sebesar Rp857 juta, dengan menggunakan bendera proyek CV Samudera Bersatu.

Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Mualimin mengatakan, hasil audit yang diperoleh dari Badan Pemeriksan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Jawa Timur di Surabaya, menyebutkan kalau perbuatan tersangka telah merugikan keuangan negara sebesar Rp408 juta.

Untuk bentuk penyimpangan yang dilakukan tersangka, yakni berupa pengadaan barang dan penggunaan uang dalam proyek tersebut. “Berhubung ada unsur kerugian Negara di dalamnya, maka kami melakukan langkah penahanan,” kata Mualimin, Selasa (17/3/2009).

Mualimin menjelaskan, langkah penahanan dilakukan dengan tujuan supaya tersangka tidak menghilangkan barang bukti, melarikan diri serta melakulan perbuatan hukum serupa. Penahanan terhadap caleg daerah pemilihan I tersebut, juga dikarenakan yang bersangkutan berstatus sebagai Direktur CV Samudera Bersatu. 

“Dia kan sebagai pelaksana proyek saat itu, sehingga harus bertanggung jawab atas semua yang dilakukan, termasuk konsekuensi logis untuk ditahan,” ujarnya.

Muallimin menambahkan, dalam penanganan selanjutnya, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, baik itu dari pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep dan pemprov Jatim, juga tidak menutup kemungkinan akan memeriksa warga yang telah menerima bantuan.  

Tersangka sendiri bakal dijerat dengan Pasal 2 jo Pasal 3 ayat 1 Undang -Undang 31/1999 sebagai mana diubah menjadi UU 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. “Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” tegas Mualimin.

Sumber : http://pemilu.okezone.com/read/2009/03/17/267/202267/caleg-partai-demokrat-sumenep-ditahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: