Aku, Dunia, dan Akhiratku…

Posts tagged ‘CAPRES-CAWAPRES’

Tarik Ulur Cawapres SBY, Rapat PKS Mulai Alot

JAKARTA – Musyawarah majelis syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) digelar untuk memantapkan koalisi menjelang Pilpres 2009. Adanya dua kelompok yang saling berseberangan, menyebabkan proses rapat semakin panas dan alot.

Satu kubu anggota majelis syuro menginginkan untuk mengusulkan calon wakil presiden (cawapres) jika jadi berkoalisi dengan Partai Demokrat. Sementara kubu lainnya menginginkan koalisi saja dengan tanpa mengusulkan cawapres.

“Pembahasan mulai agak alot dan memanas. Majelis syuro sudah membentuk tim perumus berjumlah 10 orang. Nanti akan dirumuskan hal-hal apa saja yang berkenaan dengan koalisi,” ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (26/4/2009).

Menurut dia, sudah ada 39 orang anggota majelis syuro yang menyampaikan pendapatnya. “Kita akan membuat kesepakatan bagaimana koalisi ini nanti. Walaupun masih alot, kami akan menghimpun semua pendapat dari 99 anggota majelis syuro. Kalau tidak ketemu kata mufakat kita akan lakukan voting,” tegasnya.

Musyawarah ini terbilang ketat. Semua telepon seluler elite partai tidak diperkenankan dibawa ke ruang sidang. Alasannya khawatir ada pengaruh-pengaruh dari luar yang menyatakan dukungan-dukungan kepada figur tertentu.

“Yang seperti itu bisa saja dilakukan dari luar. Nantinya akan mempengaruhi musyawarah atau pendapat yang disampaikan,” tegasnya.

Sumber : http://pemilu.okezone.com/read/2009/04/26/268/214054/tarik-ulur-cawapres-sby-rapat-pks-mulai-alot

Iklan

Mega & Prabowo Bahas Kemungkinan Duet

69024_ketua_umum_pdip_megawati_soekarnoputri_salami_prabowo_subianto_thumb_300_225VIVAnews – Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kembali bertemu dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Keduanya membahas kemungkinan berduet sebagai calon presiden dan wakil presiden.

“Terutama membahas usulan dari mayoritas daerah yang memberi dukungan kepada Prabowo sebagai cawapres,” kata Sekretaris Jenderal PDIP, Pramono Anung, di kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Menteng, Minggu 26 April 2009.

Keduanya dijadwalkan bertemu siang ini dalam sebuah jamuan makan siang. Keduanya akan menyamakan beberapa persepsi menuju satu keputusan strategis. Ada beberapa hal yang masih dibicarakan. “Belum diputusakan,” ujarnya.

Dukungan terhadap duet Mega-Prabowo menguat dalam Rapat Kerja Nasional PDIP di kantor DPP PDIP, kemarin. Mayoritas DPD PDIP mendukung Prabowo sebagai pendamping Mega.

Ada juga sebagian kecil daerah yang mengusulkan Sultan Hamengkubuwono X sebagai calon wakil presiden Megawati. Namun dari dua nama yang mengerucut, pilihan ada di tangan Mega.

Selain bertemu dengan Prabowo, Megawati juga dijadwalkan akan menjamu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/52450-mega___prabowo_bahas_kemungkinan_duet

Intan Nuraini Dambakan Duet SBY-Hidayat

SBY itu berwibawa. Sementara Hidayat Nur Wahid itu bersih. Cocok deh.

 

VIVAnews – Pemain sinetron Intan Nuraini menjagokan Hidayat Nur Wahid menjadi calon wakil presiden mendampingi calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pemilu Presiden 2009. Intan berharap SBY menjatuhkan pilihan kepada Hidayat untuk mendampinginya selama lima tahun.

“Saya tidak terlalu suka politik, tapi soal pilihan pada Pemilihan Presiden itu wajib,” katanya ditemui di Hotel Clarion, Makassar, Jumat 24 April 2009. “Tapi jika SBY paket dengan Hidayat Nur Wahid, saya tidak akan ragu-ragu untuk mencontreng paket itu.”

Mantan kekasih Sahrul Gunawan itu memilih Hidayat karena latar belakang Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat tersebut. Hidayat adalah mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Intan sangat menyukai PKS karena menganggap partai nomor 8 itu sebagai partai bersih.

“Pak HNW merupakan kader PKS yang selama ini dikenal sebagai partai yang bersih. Sehingga sangat cocok jika HNW menjadi pemimpin bangsa. Biar negara ini tidak salah urus,” ujarnya dengan mimik serius.

Intan menambahkan, figur HNW yang bersih sangat pantas mendampingi sosok SBY yang berwibawa dan memiliki komitmen kuat membangun bangsa. Ia juga menganggap, paket tersebut bisa mempengaruhi masyarakat Indonesia menjatuhkan pilihannya kepada mereka.

Intan juga menyinggung tentang banyaknya artis yang terjun ke dunia politik. Ia menilai, fenomena tersebut lumrah adanya. Namun saat ditanya, apakah tertarik iku terjun ke dunia politik. Ia menjawab dengan diplomatis.

“Banyak partai yang meminta saya bergabung. Tapi, saya belum punya niatan ke sana. Dunia politik itu berat, membutuhkan banyak tenaga dan pikiran,” katanya.

Sumber : http://pk-sejahtera.org/v2/main.php?op=isi&id=7268

SBY-HNW Didukung Para Kiai Karismatik

“Terbuka peluang untuk bentuk koalisi nasionalis-relijius Partai Demokrat dengan PKS, PAN plus PKB,”

 

sby-hnwPK-Sejahtera Online: Rencana Golkar pisah dg Partai Demokrat disambut gembira kiai Madura. “Terbuka peluang untuk bentuk koalisi nasionalis-relijius Partai Demokrat dengan PKS, PAN plus PKB,” ujar KH Ahmad Baehaki, Pimpinan Pondok Pesantren Haramain Pantura yang menjadi anggota Shilaturrahim Ulama (SHILU).

SHILU Madura sendiri beranggotakan dua ratus kiai karismatik. Antara lain KH. Ali Dhofir Pimpinan ponpes Al-Mursid Aram2, KH.Bustomi Barza Pimpinan ponpes Assyafiiyah Tamberu, KH. Qomaruddin Pimpinan ponpes Alfalah, KH. Abd Mugni Sam’an Pimpinan ponpes Mambaul’ulum 2 ponjanan, dan lain lain.

Dlm pertemuan ahad (19/04) para kiai mendukung pencalonan Hidayat Nur Wahid sebagai Cawapres disandingkan dengan SBY. Ini pasangan pas dengan elektabilitas tinggi.

“Hatta Rajasa atau Soetrisno Bachir bisa jadi Menko. Tokoh PKB bisa ambil peran penting eksekutf, jangan terfokus RI 1 & 2. Utk menang pilpres butuh popular vote, untuk efektivits pemerintahan perlu parliamentry seats cukup” ujar sapto waluyo, anggota MPP PKS yg ditugaskan di dapil Madura.

http://pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7252

Awan Tag