Aku, Dunia, dan Akhiratku…

Posts tagged ‘DPR’

Somasi Abdul Hadi, Rama Siapkan 13 Pengacara

gambar_berita_567_1112421391JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rama Pratama menyiapkan 13 pengacara untuk mensomasi Abdul Hadi Djamal, yang menyebut dirinya terlibat dalam kasus suap dana stimulus pengembangan fasilitas bandara dan dermaga di Indonesia Timur. 

Surat somasi ini dikirimkan hari ini ke kediaman Abdul Hadi Djamal di Jalan Jati II Nomor 5 Perumahan Era Mas 2000, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta.
Surat somasi ini ditandatangani oleh tiga dari 13 kuasa hukum tersebut yaitu Zulpadli SH, Hamzah Fansyuri SH, dan Handoyo Prihatanto SH. Somasi ini dilayangkan sehubungan dengan tuduhan Abdul Hadi kepada Rama atas keterlibatannya dalam kasus suap dana stimulus pengembangan fasiltas dermaga dan bandara di Indonesia timur.
rama-pratamaKetua Tim Pembela Hukum Rama Pratama Zulpadli mengatakan, seperti yang pernah dilansir salah satu media cetak pada 18 Maret 2009 di halaman muka, dimana Abdul Hadi menyebut Rama ikut hadir dalam pertemuan di Hotel Ritz Carlton. 
Dalam pertemuaan itu, Rama disebutkan sebagai inisiator kenaikan dana stimulus dari Rp10,2 triliun menjadi Rp12,2 triliun. Dan saat ditanya kenapa yang disebut dari fraksi PKS, Abdul Hadi menyatakan karena selama ini mereka (PKS) selalu mengklaim dirinya bersih.
Dari dasar itu, tim kuasa hukum Rama menolak dengan tegas tentang pernyataan Abdul Hadi yang menyebutkan kliennya hadir dalam pertemuan itu. Bahwa yang sebenarnya, Rama tidak pernah menghadiri rapat atau pertemuan apa pun di Hotel Ritz Carlton yang berkaitan dengan pembahasan kasus Abdul Hadi, apalagi dinyatakan Rama sebagai inisiator kenaikan dana stimulus.
“Ucapan ucapan Abdul Hadi jauh dari kebenaran dan penuh dengan kebohongan-kebohangan. Akibanya, ucapatan Abdul Hadi telah menjatuhkan martabat dan telah mencemarkan nama baik Rama dan seluruh keluarganya,” tandas Zulpadli dalam rilis yang diterima okezone, Kamis (19/3/2009).
Menurut dia, Rama selaku anggota Fraksi PKS menolak dengan tegas tentang ucapan Abdul Hadi yang menyebutkan selama ini fraksi PKS mengkalim dirinya bersih. 
Abdul Hadi sebagai anggota DPR jelas mengetahui semua fraksi di DPR terlibat dalam pembahasan kebijakan stimulus sektor riil sesuai dengan tugas panitia anggaran. Artinya, PKS bukanlah partai yang signifikan untuk dikaitkan dalam perkara yang menimpa Hadi Djamal.
Dengan demeikian ucapan Abdul Hadi dinilai sebagai rangkaian ucapan yang insinuatif kepada PKS, secara sengaja diucapkan kepada wartawan dengan upaya untuk menyebarkan kebencian kepada PKS di masyarakat sehingga mencermarkan nama baik dan martabat PKS.
Berdasarkan hal itu, kata Zulpadli, dengan surat somasi ini meminta kepada Abdul Hadi agar dalam dalam waktu 2×24 jam terhitung sejak hari ini mencabut ucapan, perkataan dihadapan masyarakat luas baik di media cetak maupun elektronik.
Apalbila tidak diindahkan surat semasi tersebut maka Rama dan tim pembela hukumnya, akan mengajukan gugatan perdata atas ganti rugi  materi yang diderita Rama. Juga akan mengajukan laporan pidana ke Markas Besar Polri atau kantor polisi setempat berdasarkan pasal 310 dan atau 311 KUHP.
Iklan

Presiden PKS: Lebih Cocok dengan Partainya SBY!

tifatul_sembiring1_080709PADANG – Partai Keadilan Sejahterah (PKS) siap berkoalisi dengan Partai Demokrat dalam mencalonkan presiden.

“Kita sudah siap berkoalisi dengan Partai Demokrat bersama SBY dalam pencalonan presiden dalam pilpres yang akan datang,” kata Presiden PKS, Tifatul Sembiring usai kampanye terbuka di Lapangan Imam Bonjol Padang, Jalan Imam Bonjol yang dihadiri ribuan kader dan simpatisan PKS di Padang, Rabu (18/3/2009)

Menurutnya, koalisi partai tersebut sudah dilakukan dulu saat Pilpres 2004 dan kini atas pertimbangan dan saran-saran dari beberapa partai besar, PKS lebih cocok dengang Partai Demokrat dalam pencalonan presiden pada Pilpres mendatang.

 “Itu sudah saran dari beberapa partai besar, jika dengan PDI-P mereka tidak mau menjadi wakilnya dari PKS, sementara dari Golkar masih berusaha memperbaiki citranya, serta saran-sarannya dengan petinggi-petinggi partai kepada saya, lebih bagus berkoalisi dengan Partainya SBY,” katanya.

Namun sebelum berkoalisi partai nasional tersebut terlebih dahulu melakukan koalisi dengan partai islam lainnya. “Ini bertujuan agar kursi di parlemen bisa lebih banyak lagi, sehingga ketika mencalonkan diri menjadi presiden, bisa menyeimbankan dengan desakan dari parlemen terutama kebijakan-kebijakan,” ujarnya.

Pertimbangan berkoalisi tersebut karena saat ini, hanya sekitar 18 persen kursi di DPRD yang berkoalisi dengan PKS dan Demokrat serta partai lainnya, sehingga terlalu berat gempuran dari parlemen. “Kita menargetkan dalam Pemilu legislatif mendatang bersama koalisi setidaknya bisa memperoleh 40 persen kursi di DPR, sehingga suhu dan tekanan politik tidak terlalu deras,” ujarnya.

Sementara PKS mengutus calonnya yang akan ditandemkan dengan SBY itu kemungkinan besar adalah Hidayat Nurwahid karena banyak yang lebih setuju, apakah ia menjadi presiden atau wakil presiden nanti dibicarakan. “Partai nasional masih membutuhkan partai Islam,” ujarnya.

Sumber : http://pemilu.okezone.com/read/2009/03/18/268/202630-/presiden-pks-lebih-cocok-dengan-partainya-sby

Awan Tag