Aku, Dunia, dan Akhiratku…

Posts tagged ‘hidayat’

Enam Kandidat Kuat Cawapres Yudhoyono

sby-hnw1VIVanews –  Pengamat Politik dari Universitas Paramadhina, Bima Arya Sugiarto, mengatakan bila kelak Partai Demokrat tidak lagi berkoalisi dengan Partai Golkar maka tokoh nasional yang berpeluang mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono maju ke pemilihan presiden berasal dari tiga partai.

Tokoh dari tiga partai yang diperkirakan memiliki strum tinggi di Partai Demokrat adalah Hidayat Nur Wahid dan Tifatul Sembiring dari Partai Keadilan Sejahtera. Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy dari Partai Kebangkitan Bangsa. Sedangkan dari Partai Amanat Nasional adalah Soetrisno Bachir dan Hatta Radjasa.

“Dari sanalah Yudhoyono dapat mengambil calon pendampingnya. Tentunya dengan pertimbangan track record politik, pengalaman di parlemen dan partai,” kata Bima di Jakarta, Selasa 28 April 2009.

Kata Bima, Hidayat memiliki banyak pengalaman partai dan parlemen. Sedangkan Tifatul hanya berpengalaman mengelola partai.

Sedangkan Soetrisno Bachir dinilai kurang memiliki chemistry. Dia hanya mempunyai pengalaman di bidang partai. Di PAN, Bima menilai Hatta lebih layak karena dia memiliki pengalaman di panggung politik, parlemen dan kepartaian.

Sementara Muhaimin dan Lukman Edi, kata Bima, seandainya kelak dipilih Yudhoyono, hal itu lebih berdasarkan pertimbangan keamanan pemerintahan karena kedua tokoh partai itu, selama ini dikenal setia kepada Partai Demokrat.

Itulah sebabnya, Bima menyarankan kepada Yudhoyono untuk segera menentukan siapa nama calon wakilnya. Hal ini, kata Bima, untuk mengantisipasi politik pecah belah yang ditujukan kepada Partai Demokrat.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/53150-enam_kandidat_kuat_cawapres_yudhoyono

Iklan

“Nama Cawapres SBY Sudah Ada”

65193_sekretaris_jenderal_partai_demokrat__marzuki_alie_thumb_300_2251VIVAnews – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan sudah ada nama calon wakil presiden untuk Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, kata Marzuki, nama itu masih digodok dalam proses internal Demokrat.

“Nama pasti ada. Tapi belum perlu kami sampaikan kemana-mana,” kata dia saat dihubungi melalui telepon, Jumat 24 April 2009.

Nama  itu, kata dia, akan jadi salah satu materi pembahasan dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Demokrat, 26 April 2009 di PRJ Kemayoran Hall D, Jakarta Pusat. “Kami akan rapat dari pagi sampai malam,” kata dia.

Saat ditanya soal koalisi dengan Golkar, Marzuki mengatakan perjalanan menuju Pemilihan Presiden masih ada waktu beberapa bulan. “Dalam waktu itu, masih banyak langkah yang bisa diambil. Jadi, tidak perlu semua langkah dikomentari,” kata dia menanggapi pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla dengan Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto, hari ini.

Ia mengatakan pasang surut dalam hubungan itu biasa. “Suami istri juga begitu. Hari ini berantem, besok udah rujuk lagi,” kata dia. Sehingga, Demokrat masih akan membuka komunikasi politik dengan partai berlambang pohon Beringin itu.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/52044-_nama_cawapres_sby_sudah_ada_

IKLAN DUO PRESIDEN PKS; HIDAYAT & TIFATUL

pks21Baru kemarin ternyata HNW atau Hidayat Nur Wahid mantan Presiden PKS tampil di TV. Dalam iklan yang berdurasi 31 detik beliau mengajak masyarakat untuk berperan aktif ikut mensukseskan PEMILU 2009 salah satunya dengan cara datang ke TPS dan ikut memberikan suara. Berikut iklannya:

Tak mau kalah dengan Mantan Presiden PKS, akhirnya Tifatul Sembiring Presiden PKS pun ikut tampil di TV dalam iklan terbaru PKS yang berdurasi sama 31 detik. Tema yang diangkat dalam iklan ini mengajak kepada masyarakat agar memberikan kepercayaan kepada PKS untuk lebih baik lagi dalam mengemban amanat di Pemerintahan.

Iklan di atas menunjukkan bahwa walaupun PKS telah membuat banyak perbaikan tuk Indonesia mereka masih ingin memperbaiki kinerja yang mungkin kecil tapi sangat berarti bagi mereka untuk Indonesia yang lebih baik. Tetap Bersih, Peduli dan Profesional PKS; Partai Keadilan Sejahtera No. 8 Pojok Kanan ataS pada surat suara anda.

Hidayat: Cabut Surat Edaran KPU!

hnwJakarta – Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera mencabut surat edaran yang menghapuskan batasan sumbangan dana kampanye. Hidayat memperingatkan penghapusan itu bisa jadi sarana untuk pencucian uang (money laundering) dan makin menyuburkan politik uang.

“Surat edaran itu dapat menjadi sarana money laundering. Untuk itu KPU harus mencabut secepatnya,” ujar Hidayat dalam rilis yang diterima detikom, Sabtu (4/4/2009).

Keluarnya surat edaran KPU yang hanya beberapa hari menjelang hari pemilu itu menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat. ”Ada apa di balik keluarnya surat edaran yang mendadak itu?” tanya Hidayat.

Jika surat edaran itu tidak dicabut, Hidayat khawatir kualitas Pemilu 2009 kurang baik karena akan muncul banyak kecurangan, terutama money politics. Padahal, kata Hidayat, KPU seharusnya meneruskan tradisi sukses dalam penyelenggaraan pemilu.

Mantan Presiden PKS itu menegaskan, KPU harus segera menyelesaikan masalah yang dapat menghambat suksesnya Pemilu 2009. Selain mencabut surat edaran yang bermasalah itu, KPU juga harus segera menuntaskan persoalan DPT yang hingga kini masih menjadi polemik.

“Pemilu 2009 harus benar-benar kita sukseskan. Setidaknya ada tiga hal yang sampai saat ini bisa menghambat kesuksesan Pemilu 2009. Persoalan DPT yang belum beres, surat edaran KPU soal sumbangan partai, dan money politics,” kata Hidayat.

Pada 27 Maret lalu, KPU mengeluarkan surat edaran Nomor 612/KPU/III/2009. Surat itu membolehkan individu menyumbang dana kampanye di atas Rp 1 miliar dan kelompok/badan usaha di atas Rp 5 miliar. Syaratnya, sumbangan tidak diberikan sekaligus, tetapi dipecah-pecah ke dalam banyak transaksi yang masing-masing tidak melampaui batasan nominal di atas.

Sumber : http://pemilu.detiknews.com/read/2009/04/04/231059/1110337/700/hidayat-cabut-surat-edaran-kpu

PKS Menang, Uang Negara Aman

sumpah_pemuda2_copyMahfudz Siddiq mengatakan walaupun baru 45 anggota dewan dari PKS di parlemen pusat, namun Fraksi PKS merupakan penyetor uang gratifikasi terbesar.

 

PK-Sejahtera Online: Di tengah sengatan terik matahari, ribuan kader dan simpatisan PKS Kota Batam tidak bergeser mengikuti serangkaian acara kampanye perdana yang dipusatkan di Lapangan Parkir Temenggung Abdul Jamal pada Kamis (26/3).

Suara takbir ‘Allahu Akbar’ dijadikan kata sambutan untuk konvoi massa tiap Kecamatan yang memasuki lokasi acara secara bergelombang. Massa kemudian dibakar semangatnya oleh lantunan grup Nasyid Izzatul Islam bersama para orator yang mengambil tema tentang reformasi dewan, korupsi dan trafficking.

Dalam orasinya, Mahfudz Siddiq mengatakan walaupun baru 45 anggota dewan dari PKS di parlemen pusat, namun Fraksi PKS merupakan penyetor uang gratifikasi terbesar. “PKS mengembalikan uang gratifikasi sebesar Rp1,9 miliar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)”, terang Mahfudz yang disambut pekikan takbir massa
Ketua Fraksi PKS DPR RI ini menerangkan, jika dengan 45 wakil rakyat saja mampu mengembalikan uang gratifikasi terbesar, maka Insya Allah jika anggota parlemen PKS berjumlah 20 persen maka pasti akan lebih banyak lagi uang negara yang diselamatkan dan disalurkan sesuai keperuntakannya.

logo-pks“Maka jangan salah pilih. Jika ingin negara aman dari korupsi, PKS adalah pilihan yang sudah terbukti”, seru Ketua Tim Operasi Tim Pemenangan Pemilu Nasional ini
Senada dengan Mahfudz, Shohibul Iman pun menyoroti bobroknya moralitas anggota dewan. Capres PKS ini mengatakan target nasional PKS untuk 2009 adalah 20 persen, untuk itu jika ingin mewujudkan parlemen yang berkualitas, maka jangan ragu untuk memilih PKS nomor delapan, ujarnya.

Dalam orasinya, Abdul Rahman, Lc mengatakan ”Koruptor itu tak lebih daripada teroris”. Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Kepri ini menerangkan, prilaku koruptor itu menghancurkan dan merugikan banyak orang. Koruptor itu juga menghancurkan tatanan ekonomi yang mengakibatkan rakyat banyak dirugikan oleh segelintir orang. “Maka yang paling pas, hukuman bagi para koruptor adalah seumur hidup”.

Caleg DPR RI, Herlini Amran, menyoroti parahnya kasus trafficking. Menurutnya Indonesia adalah sarang terbesar kasus penjualan perempuandan anak-anak. Dan Kepri adalah lumbung trafficking.

Perempuan dan anak-anak adalah aset besar negeri ini. Maka tidak ada alasan bagi setiap warga bangsa ini untuk memerangi bahaya trafficking. “Tidak ada alasan lain, kecuali mendukung setiap upaya pemberdayaan perempuan seutuhnya lahir dan batin, dunia dan akhirat. “Hidup Perempuan”, tutupnya.

Sumber : http://www.pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7120

Koalisi Golkar-PKS Akan Tumbangkan SBY

copy_of_pks-pantangkorupsisogokanJAKARTA – Menjelang hari pencontrengan 9 April 2009 mendatang, Partai Demokrat gencar melakukan pendekatan dengan sejumlah partai politik.

Namun koalisi Partai Dermokrat dengan berbagai parpol diperkirakan tidak akan bisa menandingi koalisi Partai Golkar dengan Partai Keadilan Sejahtera yang sebelumnya juga telah mengadakan pertemuan.

“Yang akan menang sekarang adalah yang punya mesin politik bagus seperti Golkar dan PKS. Kalau pendukung atau pemilih Demokrat itu hanya kumpulan dari fans club SBY,” ungkap pengamat politik Fadjroel Rahman usai diskusi di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2009).

logo-golkarUntuk itu, SBY harus berhati-hati dengan adanya kemungkinan koalisi Golkar-PKS. Hal itu bisa menghambat langkahnya utnuk kembali melanjutkan pemerintahan yang berjalan hamper satu periode ini.

“Dia (SBY) sangka Pemilu 2009 akan sama dengan 2004. Padahal pemilu sekarang tidak lagi akan dimenangkan dengan parameter citra,” ujarnya.(lam)

Sumber : http://pemilu.okezone.com/read/2009/03/17/268/202244/koalisi-golkar-pks-akan-tumbangkan-sby

Awan Tag