Aku, Dunia, dan Akhiratku…

Posts tagged ‘Learn to Earn’

Amal Perbuatan Yang Memudahkan Mukmin Menyeberangi Jembatan Neraka

Sebagaimana sudah kita ketahui setiap Ahli Tauhid sebelum berhak mencapai pintu gerbang surga diharuskan melewati ujian berat yaitu menyeberangi jembatan yang membentang di atas Neraka Jahannam. Nabi shollallahu ’alaih wa sallam melukiskan jembatan itu sebagai lebih tipis dari sehelai rambut dan lebih tajam dari sebilah pedang. Ada mereka yang sukses menyeberanginya, ada yang sukses namun terluka kena sabetan duri-duri dan besi-besi kait yang merobek sebagian anggota tubuhnya sementara ada yang gagal sehingga terjatuh dan terjerembab dengan wajahnya terlebih dahulu masuk ke dalam api menyala-nyala Neraka Jahannam.

 وَلِجَهَنَّمَ جِسْرٌ أَدَقُّ مِنْ الشَّعْرِ وَأَحَدُّ مِنْ السَّيْفِ عَلَيْهِ كَلَالِيبُ وَحَسَكٌ يَأْخُذُونَ مَنْ شَاءَ اللَّهُ وَالنَّاسُ عَلَيْهِ كَالطَّرْفِ وَكَالْبَرْقِ وَكَالرِّيحِ وَكَأَجَاوِيدِ الْخَيْلِ وَالرِّكَابِ وَالْمَلَائِكَةُ يَقُولُونَ رَبِّ سَلِّمْ رَبِّ سَلِّمْ فَنَاجٍ مُسَلَّمٌ وَمَخْدُوشٌ مُسَلَّمٌ وَمُكَوَّرٌ فِي النَّارِ عَلَى وَجْهِهِ

“Dan Neraka Jahannam itu memiliki jembatan yang lebih tipis dari rambut dan lebih tajam dari pedang. Di atasnya ada besi-besi yang berpengait dan duri-duri yang mengambil siapa saja yang dikehendaki Allah. Dan manusia di atas jembatan itu ada yang (melintas) laksana kedipan mata, ada yang laksana kilat dan ada yang laksana angin, ada yang laksana kuda yang berlari kencang dan ada yang laksana onta berjalan. Dan para malaikat berkata: ”Rabbi sallim. Rabbi sallim.” ( ”Ya Allah, selamatkanlah. Selamatkanlah.”)  Maka ada yang selamat, ada yang tercabik-cabik lalu diselamatkan dan juga ada yang digulung dalam neraka di atas wajahnya.” (HR Ahmad 23649)

 

Setiap orang yang mengaku beriman sudah barang tentu berharap dirinya masuk ke dalam golongan mereka yang selamat menyeberanginya sehingga berhak masuk Surga dan dijauhkan dari azab api neraka. Namun pertanyaannya ialah bagaimana hal itu bisa tercapai? Apa syarat-syarat agar seorang Mukmin berhak menikmati kesuksesan tersebut? Sebenarnya dalam hadits lain Nabi shollallahu ’alaih wa sallam telah mengisyaratkan sebagian jawabannya.

 إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَدْعُو النَّاسَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَسْمَائِهِمْ سِتْرًا مِنْهُ عَلَى عِبَادِهِ، وَأَمَّا عِنْدَ الصِّرَاطِ، فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُعْطِي كُلَّ مُؤْمِنٍ نُورًا، وَكُلَّ مُؤْمِنَةٍ نُورًا، وَكُلَّ مُنَافِقٍ نُورًا، فَإِذَا اسْتَوَوْا عَلَى الصِّرَاطِ سَلَبَ اللَّهُ نُورَ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ، فَقَالَ الْمُنَافِقُونَ انْظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُورِكُمْ وَقَالَ الْمُؤْمِنُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنا فَلا يَذْكُرُ عِنْدَ ذَلِكَ أَحَدٌ أَحَدًا

“Allah akan memanggil umat manusia di akhirat nanti dengan nama-nama mereka ada tirai penghalang dari-Nya. Adapun di atas jembatan Allah memberikan cahaya kepada setiap orang beriman dan orang munafiq. Bila mereka telah berada di tengah jembatan, Allah-pun segera merampas cahaya orang-orang munafiq. Mereka menyeru kepada orang-orang beriman: ”Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebagian dari cahaya kamu.” (QS Al-Hadid ayat 13) Dan berdoalah orang-orang beriman: ”Ya Rabb kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami.”(QS At-Tahrim ayat 8)  Ketika itulah setiap orang tidak akan ingat orang lain.” (HR Thabrani 11079)

Di antara solusinya ialah seorang mukmin mesti mengupayakan agar dirinya kelak memiliki cukup cahaya agar mampu menyeberangi kegelapan dan panasnya neraka. Sebab pada saat akan menyeberangi jembatan tersebut setiap orang dibekali Allah cahaya agar mampu melihat jalan yang sedang ditelusurinya di atas jembatan tersebut. Dan bila ia termasuk mukmin sejati cahaya yang diterimanya itu akan setia menemani dan menyinari dirinya sepanjang penyeberangan itu hingga sampai ke ujung menjelang pintu surga. Namun jika ia termasuk orang yang imannya bermasalah lantaran begitu banyak dosanya, apalagi kalau ia termasuk orang munafik, maka di tengah perjalanan menyeberangi jembatan Allah tiba-tiba padamkan cahaya yang menemaninya sehingga ia dibiarkan dalam kegelapan dan akibatnya ia menjadi tersesat dan terjatuh ke dalam api neraka.

Begitu cahaya orang-orang munafik itu mendadak dipadamkan Allah, maka mereka akan berteriak panik dan memohon kepada orang-orang beriman sejati agar dibagi sebagian cahaya yang setia menemani mukmin sejati itu. Sungguh gambaran mengerikan yang dengan jelas diuraikan Allah di dalam ayat-ayat berikut ini:

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ وَلَهُ أَجْرٌ كَرِيمٌ

يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَى نُورُهُمْ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ بُشْرَاكُمُ الْيَوْمَ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ آَمَنُوا

انْظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُورِكُمْ قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءَكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورًا

فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُورٍ لَهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِنْ قِبَلِهِ

 الْعَذَابُ يُنَادُونَهُمْ أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ قَالُوا بَلَى وَلَكِنَّكُمْ فَتَنْتُمْ

 أَنْفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الْأَمَانِيُّ حَتَّى

جَاءَ أَمْرُ اللَّهِ وَغَرَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ فَالْيَوْمَ لَا يُؤْخَذُ مِنْكُمْ فِدْيَةٌ وَلَا

مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مَأْوَاكُمُ النَّارُ هِيَ مَوْلَاكُمْ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

 ”Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak, (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mu’min laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang banyak. Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)”. Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mu’min) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu. Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali.” (QS Al-Hadid ayat 11-15)

Lalu apakah amal perbuatan yang akan menyebabkan seorang mukmin memiliki cukup cahaya untuk sukses menyeberangi jembatan itu? Ternyata, di antaranya ialah kesungguhan seorang mukmin untuk bertaubat dari dosa-dosa yang selama ini dia kerjakan. Inilah yang disebut dengan aktifitas Taubatan Nasuhan (Taubat Yang Murni). Taubatan Nasuha inilah yang akan menyebebkan seorang mukmin memperoleh cahaya yang disempurnakan untuk sukses menyeberangi jambatan Neraka. Bukan taubat musiman alias taubat yang tidak menyebabkan seseorang benar-benar meninggalkan perbuatan dosa yang dilakukannya. Perhatikanlah ayat Allah berikut ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آَمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

”Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan Taubatan Nasuhan (taubat yang semurni-murninya), mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (QS At-Tahrim ayat 8)

Al-Hakim meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, dari Nabi shollallahu ’alaih wa sallam, beliau bersabda: ”Shirath itu setajam pedang dan sangat menggelincirkan.” Beliau melanjutkan: ”Lalu mereka melintas sesuai dengan cahaya yang mereka miliki. Maka di antara mereka ada yang melintas secepat meteor,  ada pula yang melintas secepat kedipan mata, ada pula yang melintas secepat angin, ada pula yang melintas seperti orang berlari, dan ada pula yang berjalan dengan cepat. Mereka melintas sesuai amal perbuatan mereka, hingga tibalah saat orang yang cahayanya ada di jari jempol kedua kakinya melintas, satu tangannya jatuh, dan satu tangannya lagi menggantung, satu kakinya jatuh dan satu kakinya lagi menggantung, kedua sisinya terkena api neraka.”

Kedua, seorang Mukmin akan dijamin memiliki cukup cahaya saat menyeberangi jembatan di atas Neraka jika ia rajin berjalan ke masjid dalam kegelapan untuk menegakkan sholat wajibnya semata ingin meraih keridhaan Allah. Nabi bersabda:

بَشِّرْ الْمَشَّائِينَ فِي الظُّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan menuju masjid-masjid dalam kegelapan dengan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat.” (HR Ibnu Majah 773)

Nabi shollallahu ’alaih wa sallam seringkali ketika berjalan menuju ke masjid berdoa dengan doa sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا

 وَعَنْ يَمِينِي نُورًا وَعَنْ يَسَارِي نُورًا وَفَوْقِي نُورًا وَتَحْتِ

 نُورًا وَأَمَامِي نُورًا وَخَلْفِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا

“Ya Allah jadikanlah cahaya dalam hatiku, dalam penglihatanku, dalam pendengaranku, di sebelah kananku, di sebelah kiriku, di sebelah atasku, di sebelah bawahku, di depanku, di belakangku dan jadikanlah aku bercahaya.” (HR Bukhary 5841)

Ketiga, seorang Mukmin akan sukses menyeberangi jembatan neraka bila ia melindungi sesama mukmin dari kejahatan orang Munafik. Dan sebaliknya barangsiapa yang mengucapkan perkataan buruk untuk mencemarkan seorang Muslim, maka Allah akan menghukumnya dalam bentuk ia ditahan di atas jembatan neraka hingga dosa ucapannya menjadi bersih.  

مَنْ حَمَى مُؤْمِنًا مِنْ مُنَافِقٍ أُرَاهُ قَالَ بَعَثَ اللَّهُ مَلَكًا يَحْمِي

 لَحْمَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ وَمَنْ رَمَى مُسْلِمًا بِشَيْءٍ يُرِيدُ

 شَيْنَهُ بِهِ حَبَسَهُ اللَّهُ عَلَى جِسْرِ جَهَنَّمَ حَتَّى يَخْرُجَ مِمَّا قَالَ

“Barangsiapa melindungi seorang Mukmin dari kejahatan orang Munafik, Allah akan mengutus malaikat untuk melindungi daging orang itu –pada hari Kiamat- dari neraka jahannam. Barangsiapa menuduh seorang Muslim dengan tujuan ingin mencemarkannya, maka Allah akan menahannya di atas jembatan neraka jahannam hingga orang itu dibersihkan dari dosa perkataan buruknya.” (HR Abu Dawud 4239)

Saudaraku, sungguh kita semua sangat membutuhkan cahaya yang mencukupi untuk menyeberangi jembatan neraka dengan selamat. Semoga Allah masukkan kita bersama ke dalam golongan Mukmin sejati. Semoga Allah bersihkan hati kita bersama dari penyakit kemunafikan. Sebab kemunafikan akan menyebabkan cahaya seseorang tiba-tiba padam saat menyeberangi jembatan neraka sehingga ia menjadi  tergelincir lalu jatuh ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Na’udzubillahi min dzalika…!

اَللَّهُمَّ طَهِّرْ قُلُوبَنَا مِنَ النِّفَاق وَ اَعْمَالَنَا مِنَ الرِّيَاء وَ أَلْسِنَتَنَا مِنَ الْكَذِب وَ أَعْيُنَنَا مِنَ الخِْيَانَة إِنَّكَ تَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُن وَ مَا تُخْفِ الصُّدُور

Ya Allah, bersihkanlah hati kami dari kemunafikan, dan ‘amal perbuatan kami dari riya dan lisan kami dari dusta serta pandangan mata kami dari khianat. Sesungguhnya Engkau Maha Tahu khianat pandangan mata dan apa yang disembunyikan hati.

Sumber : http://eramuslim.com/suara-langit/kehidupan-sejati/amal-perbuatan-yang-memudahkan-mukmin-menyeberangi-jembatan-neraka.htm

Koalisi Three In One Partai Demokrat

VIVAnews – Ketua DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, mengatakan koalisi yang digalang Partai Demokrat untuk menyukseskan Susilo Bambang Yudhoyono di pemilihan presiden 2009 bertujuan sebagai koalisi three in one.

Yang dimaksud Anas dengan koalisi three in one adalah koalisi untuk pemenangan pemilihan presiden, koalisi di pemerintahan dan koalisi untuk jaminan dukungan di parlemen.

“Ini adalah koalisi untuk melanjutkan perubahan yang menjamin kontinuitas dan kemajuan-kemajuan yang nyata,” kata Anas di Jakarta.

Anas mengatakan koalisi itu dibangun dengan semangat menang secara komprehensif, demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

“Koalisi yang dibangun Partai Demokrat bukan untuk mengantisipasi poros Teuku Umar (PDIP), tetapi untuk tiga tujuan itu tadi (three in one),” kata dia.

Anas berharap koalisi itu mendapat dukungan masyarakat. Dengan demikian, kata dia, Partai Demokrat, mampu memenangkan pemilihan presiden, membentuk pemerintahan yang kuat dan berkompeten, dan sekaligus ditopang oleh mayoritas kursi di parlemen.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/56069-tiga_pondasi_koalisi_demokrat

AS Membuat Al Quran Palsu di Timur Tengah

fake_quranAl Quran palsu baru saja beredar di Timur Tengah. Qur’an palsu ini dicetak oleh dua perusahaan Amerika dengan embel-embel “True Furqon” atau Furqonul Haq.

Al Qur’an yang telah bertahan lebih dari 1400 tahun keasliannya, seperti yang kita tahu, adalah kitab suci umat Islam. Berbeda dengan Bibel umat Kristen, Qur’an tdaik punya versi apapun, walaupun dalam berbagai terjemahan, termasuk Al Qur’an yang diterjemahkan oleh para orientalis. Yang dimaksud kaum Orientalis di sini adalah para ilmuwan Kristen yang mempelajari Islam dan Qur’an, dengan niat untuk menjatuhkannya.

Qur’an dan terjemahannya yang beredar selama ini mempunyai 114 surat atau bagian, sedangkan True Furqon yang diklaim sebagai “Al Qur’an Abad 21” hanya mempunyai 77 surat, termasuk surat “Al-Fathihah, Al-Jana dan Al-Injil.”

Surat-surat di dalam True Furqon tidak dimulai dengan “Bismillah” sebagaimana Al qur’an kecuali surat tertentu. Yang ada setiap surat dimulai dengan kepercayaan Kristen menyangkut konsep Trinitas. Al Qurqan mempunyai 366 halaman yang memakai huruf Arab dan terjemahan, untuk saat ini, bahasa Inggris. True Furqon juga banyak bertentangan dengan kepercayaan Islam. Salat satu ayatnya bahkan menyatakan bahwa poligami dilarang, perceraian diharamkan dan memuat pembolehan sistem perbankan.

True Furqon yang dijual dengan harga $3 AS mengatakan bahwa jihad sebagai sesuatu yang haram dan dilarang. Yang paling membuat heboh adalah hal ini ditemukan oleh MILF (Moro Islamic Liberation Front). Jadi kemana saja bangsa Arab selama ini? (sa/mb)

Sumber : http://eramuslim.com/berita/dunia/al-quran-palsu-beredar-di-timur-tengah.htm

PKB Resmi Putuskan Duet SBY-Muhaimin

muhaiminVIVAnews – Rapat Pimpinan Nasional Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah usai. Secara aklamasi diputuskan, PKB berkoalisi dengan Demokrat dan mengusulkan Ketua Umum Muhaimin Iskandar menjadi cawapres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Mayoritas DPW mengusulkan satu nama Muhaimin,” kata fungsionaris PKB, Helmy Faishal Zaini, saat jumpa pers di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Rabu, 6 Mei 2009.
Menurut dia, rapat itu juga merespon rekomendasi kiyai Nahdlatul Ulama agar ada kader nahdhiyin yang masuk bursa cawapres Yudhoyono. Jadi keputusan itu sudah sejalan dengan kehendak ulama.

Menurut Helmy, jika terwujud maka duet SBY-Muhaimin merupakan perpaduan dua generasi. Helmy mengklaim bahwa duet SBY-Muhaimin memiliki elektabilitas tinggi. Dia juga menyampaikan agar kader NU sebagai representasi cawapres bukan bursa capres. “Hampir semua 33 DPW itu mengusulkan Muhaimin,” ujar dia.

Helmy menilai, duet SBY-Muhaimin ini merupakan pasangan dari dua generasi. Maka itu, PKB sangat yakin duet ini dapat dipilih masyarakat.

Sedangkan menurut Ketua Panitia Rapimnas, Mohammad Hanif Dakhiri, PKB telah memberikan mandat kepada Muhaimin. “Untuk mengambil sikap dan langkah-langkah yang diperlukan guna memastikan partisasipasi optimal proses pilpres maupun pembentukan pemerintahan koalisi yang akan datang,” kata Hanif.

Hasil Rapimnas juga memutuskan untuk segera membentuk sekretariat bersama koalisi. Sekretariat bersama ini nantinya akan menjadi satuan tugas perencanaan dan pelaksanaan agenda-agenda koalisi.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/55581-pkb_resmi_putuskan_duet_sby_muhaimin

Koalisi PKS-Demokrat Masuki Tahap Akhir

pks-no-8VIVAnews – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah bertemu kembali dengan Partai Demokrat untuk membahas koalisi. Koalisi dua partai itu sudah final dan tinggal memasuki tahap akhir.

“Prinsipnya sudah ok. Masing-masing sudah sepakat bahwa tidak ada lagi masalah prinsipil,” kata salah satu anggota Tim Lima PKS, Soeripto, dalam keterangan kepada VIVAnews melalui telepon, Selasa (5/5) malam.

logo_demokratPertemuan terakhir antara petinggi PKS dengan Demokrat berlangsung di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa (5/5) petang. Menurut Soeripto, pertemuan itu hanya sekadar membahas hasil koreksi draf dari Tim Lima PKS yang diserahkan kepada Tim Sembilan Demokrat beberapa waktu lalu.

“Sudah clear semuanya, hanya tinggal perbaikan redaksional saja dalam draf itu,” kata Ketua Dewan Pakar PKS ini. Draf itu, kata Soeripto, berisi poin-poin penting landasan koalisi antara PKS dengan Demokrat.

Apakah pertemuan juga membahas soal tawaran cawapres PKS kepada SBY, Soeripto mengatakan tidak sampai kesana pembahasannya.

Seperti diberitakan, PKS secara resmi berkoalisi dengan Demokrat. PKS pun mengajukan nama calon wakil presiden dalam amplop tertutup untuk SBY. Tetapi, dalam nama itu tidak tercantum Gubernur Bank Indonesia, Boediono, yang kini santer disebut sebagai kandidat terkuat pendamping SBY.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/55244-koalisi_pks_demokrat_masuki_tahap_akhir

PKS-Demokrat Akan Mendeklarasikan Diri

VIVAnews – Pertemuan Partai Keadilan Sejahtera-Demokrat untuk kali ketiga ini, Selasa 5 Mei 2009 di hotel Nikko Jakarta membahas kesepakatan kontrak politik, yang secara substantif tidak ada perubahan.

“Secara substantif tidak ada perubahan, dan hasil pertemuan ini masing-masing akan dibawa ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Ketua Umum PKS Tifatul Sembiring ditemui usai pertemuan dengan pimpinan Demokrat, Selasa 5 Mei 2009.

Sementara untuk pertemuan selanjutnya, akan digelar pada saat partai Demokrat-PKS mendeklarasikan diri. “Nantilah kita belum menentukan waktunya, yang pasti kita ketemu lagi saat keduanya deklarasi,” ujar Tifatul.

PKS di Posisi Empat, Lewati PAN

pksgbkVIVAnews – Hasil rekapitulasi suara sementara manual Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga pukul 15.47 Wib, suara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menempati urutan empat menggeser posisi Partai Amanat Nasional (PAN).

Artinya, posisi PKS pada hitungan manual, hampir sama dengan perolehan suara pada hitungan elektronik, menempati urutan empat, dengan perolehan suara 2.842.244 suara (7,10 persen), disusul urutan lima PAN dengan perolehan 2.800.123 suara (6,99 persen).

Sedangkan Partai Politik lain yang mengisi posisi enam hingga sembilan adalah Partai Persatuan Pembangunan 2.153.224 suara (5,38 persen), Partai Kebangkitaan Bangsa 1.830.908 suara (4,57 persen), Partai Gerakan Indonesia Raya 1.809.519 suara (4,52 persen), dan Partai Hati Nurani Rakyat 1.536.830 suara (3,84 persen).

Untuk urutan pertama ditempati PDIP dengan 7.004.780 suara atau 17,49 persen, yang mengungguli Demokrat dengan perolehan 6.936.703 suara (17,32 persen), disusul Golkar 6.687.360 suara (15,20 persen).

KPU mencatat total surat suara sah yang dihitung hingga sore tersebut berjumlah 40.039.240 suara. Suara diperoleh dari 16 provinsi dengan tambahan terakhir berasal dari Provinsi Gorontalo dengan jumlah suara sah 532.055 suara sedangkan surat suara yang tidak sah mencapai 40.464 suara.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/54338-pks_di_posisi_empat__lewati_pan

 Infogue.com

Awan Tag