Aku, Dunia, dan Akhiratku…

Posts tagged ‘Learn to Earn’

Golkar-Hanura Resmi Ajukan Kalla-Wiranto

jk-winVIVAnews – Partai Golkar dan Partai Hati Nurani Rakyat resmi mengajukan duet calon presiden dan wakil presiden Jusuf Kalla dan Wiranto dalam Pemilu Presiden 2009. Peresmian ini dilakukan di rumah Jusuf Kalla di Jalan Ki Mangunsarkoro, Jakarta.

“DPP PG dan DPP Hanura menyatakan untuk mencalonkan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla sebagai calon presiden dan Ketua Umum Hanura Wiranto sebagai calon wakil presiden dalam Pemilihan Presiden 2009,” kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar Soemarsono membacakan pernyataan bersama, Jumat 1 Mei 2009. “Kesepakatan ini akan ditindaklanjuti dalam pemenangan Pemilihan Presiden.

Kemudian pernyataan itu ditandatangani oleh Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla, Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto, dan sekretaris jenderal kedua partai. Lalu dilanjutkan penandatanganan kesepakatan bersama oleh Sekjen dan Ketua Umum.

Meski gabungan suara sah kedua partai ini dalam Pemilu hanya mencapai 19 persen, namun berdasarkan perhitungan kursi, mereka bisa mencalonkan presiden dan wakil presiden sendiri. Gabungan kedua partai ini diperkirakan meraup 24 persen kursi parlemen, melewati angka 20 persen kursi yang disyaratkan Undang-undang Pemilihan Presiden.

Menjadi calon wakil presiden jelas ‘turun pangkat’ bagi Wiranto yang pada Pemilihan Presiden 2004 merupakan calon presiden dari Partai Golkar. Sementara Jusuf Kalla menjadi calon wakil presiden berpasangan dengan Susilo Bambang Yudhoyono.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/54209-golkar_hanura_resmi_ajukan_kalla_wiranto

PPPA Daarul Qur’an

Sejarah PPPA Daarul Qur’an

ndoaPPPA (Program Pembibitan Penghafal Al-Quran) Daarul Quran awalnya menjadi laboraturium sedekahnya jamaah Wisatahati.

Dimulai pada tahun 2003, Ustadz Yusuf Mansur memulai dengan mengasuh 8 anak yatim dan dhuafa yang disekolahkan serta dijadikan partner dalam menjaga hafalan Al-Quran, shalat berjamaah, shalat malam dan shalat dhuha. Semakin hari jumlah santri semakin bertambah, sehingga sudah saatnya memulai pembangunan Pondok Pesantren Daarul Quran di Kampung Bulak Santri, Tangerang.

jariquSeiring dengan perkembangan PPPA Daarul Quran, maka Wisatahati merasa perlu untuk menjadikan PPPA bukan sekedar laboratorium saja tetapi menjadi Lembaga Pengelola Sedekah independen yang dikelola secara professional dan transparan.

Diikrarkan pada tanggal 29 Maret 2006 sekaligus launching logo PPPA Daarul Quran di Balai Sarbini, serta dikukuhkan melalui akte notaris tertanggal 11 Mei 2007, kini PPPA Daarul Quran berada di bawah naungan Yayasan Daarul Quran Nusantara. Dengan berbagai program yang digulirkan, PPPA Daarul Quran telah memiliki sekitar 3.000 an santri binaan, lembaga pendidikan baik dalam naungan maupun dalam koordinasi, diantaranya Ponpes Daarul Quran, Daqu Kids, daqu school dan SMPI Nasional Plus Daarul Qur’an di Bulak Santri Tangerang,

Sekolah Daarul Quran Intenasional terdiri dari TK, SD, SMP dan SMA serta STMIK (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer) Antar Bangsa di Ketapang Tangerang, Training Center di Cinagara Bogor, Pesantren Daarul Quran Lembang Bandung, Daqu Kids Semarang, Ponpes Daarul Quran Solo dan akan dikembangkan di beberapa daerah lainnya.

VISI
Menjadi laboratorium sedekah yang menyelenggarakan program memuliakan Al-Quran dengan amanah dan profesional.

MISI
� Optimalisasi penggalangan dana sedekah
� Memotivasi masyarakat untuk menjadikan sedekah sebagai solusi
� Menumbuhkembangkan program pendidikan dan dakwah yang berbasis tahfidz quran
� Mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan
� Menjadikan Indonesia Bebas Buta Al-Quran

Sumber : http://www.pppa.or.id/

Obama dan Netanyahu: Duet Pemimpin Baru

MIDEAST ISRAEL OBAMAKetika Israel merayakan Yom Ha’atzmaut kemarin, Barack Obama baru saja menyelesaikan 100 hari pertamanya sebagai presiden AS. Dalam masa singkat, hanya tiga bulan lebih beberapa hari, semua wajah Obama telah demikian terbuka. Yang pasti yang sudah ia nyatakan dengan begitu gamblang adalah bahwa “Obama berdiri di belakang Israel”, sekaligus juga merupakan refleksi tekanan dari berbagai pihak.

Tekanan ini berasal dari mereka yang jelas merupakan rekanan Israel. Zbigniew Brezinski, sebagai contoh, ingin Obama mendeklarasikan secara resmi, “Inilah kepemilikan, dan untuk inilah (AS) ada.”

Jeremy Ben-Amis, dari J Street, lebih taktis lagi. Ia mengatakan bahwa tujuan Obama adalah dukungan politik terhadap komunitas Yahudi. Inilah yang juga disampaikannya ketika Benjamin Netanyahu baru genap 30 hari menjabat sebagai perdana menteri Israel.

Secara keseluruhan, bagi orang-orang Yahudi, rating Obama tidak jauh lebih buruk daripada George W. Bush dan Bill Clinton dalam 100 hari pertama mereka. Banyak kalangan menilai Obama terlalu lembek dalam berbagai hal, misalnya dalam merespon isyu fasis dan sosial, hingga Obama dituding tengah membangun sebuah “kamp interniran” untuk musuh-musuhnya di AS. Pers AS terutama ramai memberitakan hal ini.

Kenyataan bahwa Obama mewarisi krisis ekonomi dan juga rawa perang Iraq-Afghanistan ternyata hanya semakin mendekatkannya pada Israel, bahkan dengan secara terang-terangan. Obama secara resmi menyampaikan ucapan selamat atas hari merdeka Israel, dua hari lalu, dan itu artinya Obama menutup pintu realita bahwa Israel adalah sebuah bangsa penjajah dan atau Palestina berhak atas tanahnya kembali.

Sementara itu, di Israel, Netanyahu tengah tenggelam dalam proyek negosiasi berat sebelah akan konsep dua negara dengan Palestina, yang jelas tidak akan pernah bisa menerimanya sampai kapanpun. Netanyahu menginginkan kendali pemerintahan atas Palestina, sungguh sesuatu yang tak berprikemanusiaan.

Jadi, ketika pejabat Israel menghitung 100 hari pertama Obama yang dinilai Yahudi memuaskan, dan para pembuat kebijakan AS mengagumi 30 hari kerja Netanyahu, inilah yang terjadi:

Pertama, AS adalah sekutu dekat Israel karena kedua negara sama berbagi nilai dan kepentingan. Semua pihak yang berkepentingan saling mempertahankan apa yang sudah terbina sebelumnya, walau sebenarnya kepentingan AS dan Israel belum tentu identik sama persis. Kedua, AS dan Israel mendukung pemerintah bersama Palestina tanpa melibatkan Hamas. Karena Hamas akan selalu berkomitmen bahwa konsep dua negara sama sekali tidak ada dalam agenda mereka.

Obama telah mendeklarasikan bahwa “Keamanan Israel itu sangat keramat,” dan “AS adalah partner Israel yang konsisten dan kuat.” Mereka yang meragukan sumpah Obama ini jelas terlihat bukanlah sekutu Israel, dalam bentuk apapun. (sa/jp)

Sumber : http://www.eramuslim.com/berita/dunia/obama-netanyahu-duet-pemimpin-baru.htm

Di Jepang, “Virus Flu Babi” Serang Komputer

kompi1“Virus flu babi” sudah meluas ke Jepang, tapi di Negeri Matahari terbit ini  “virus” tidak menyerang manusia, tapi menyerang sistem komputer.

Negara Jepang melaporkan adanya sebuah virus komputer baru yang dibawa melalui email berbahasa Jepang yang menyertakan file dengan judul “informasi flu babi”, yang menyebar melalu jaringan internet.

National Institute of Infectious Diseases (NIID) Jepang dalam situsnya mengatakan,  pihaknya sudah menerima laporan tantang penyebaran email yang mencurigakan itu.

“Institut ini sudah menerima sejumlah laporan bahwa email itu menggunakan alamat seolah-olah dikirim dari NIID. Email yang membawa file berjudul ‘informasi flu babi’ itu, setelah diperiksa oleh perangkat lunak pengecek virus kami, ternyata sebuah program yang ilegal,” jelas NIID dalam pernyatannya.

NIID tidak menjelaskan virus apa yang terkandung dalam file tersebut dan kerusakan apa yang mungkin disebabkannya terhadap sistem komputer. NIID hanya menjelaskan bahwa email mencurigakan itu dikirim secara random ke pengguna internet. (ln/aby)

Sumber : http://eramuslim.com/berita/dunia/di-jepang-virus-flu-babi-serang-komputer.htm

RE; Air Mata Saya Menetes Di Rumah DR. Hidayat Nurwahid

Hah, sedikit menghela nafas.

hidayat-nur-wahid4Di sela kerja ku, aku menyempatkan diri membuka dashboard wp ku. Mencoba mencari tahu kunjungan pada blogku saat ini. Setelah melihat traffic yang cukup memuaskan (walau kemarin tembus 905) aku pun men scroll mouse ku ke bawah, melihat-lihat tulisan terbaru dari para blogger.

Mataku terpusat pada satu nama blogger, ya nama itu tercantum dalam taut blogku…, setelah mengklik dan membaca (walau tak habis) aku berpikiran tuk mengkopinya (walau terlebih dahulu mengisi komentar–izin).

Nah jadilan kutipan di bawah ini, semoga bermanfaat. n Buat sumber aslinya Jazakallah ya akh.

BismiLLAAHir RAHMAANir RAHIIM,

Beberapa hari yang lalu saya berkesempatan untuk ikut dalam acara buka bersama dengan Ketua MPR-RI, DR Muhammad Hidayat Nurwahid, MA di rumah dinasnya, kompleks Widya Chandra dengan beberapa ikhwah. Ketika saya masuk ke rumah dinas beliau tsb, maka dalam hati saya bergumam sendiri: Alangkah sederhananya isi rumah ini.

Saya melihat lagi dengan teliti, meja, kursi2, asesori yg ada, hiasan di dinding. SubhanaLLAH, lebih sederhana dari rumah seorang camat sekalipun. Ketika saya masuk ke rumah tsb saya memandang ke sekeliling, kebetulan ada disana Ketua DPR Agung Laksono, Wk Ketua MPR A.M Fatwa, Menteri Agama, dan sejumlah Menteri dari PKS (Mentan & Menpera) serta anggota DPR-RI, serta pejabat2 lainnya.

Lagi2 saya bergumam: Alangkah sederhananya pakaian beliau, tidak ada gelang dan cincin (seperti yg dipakai teman2 pejabat yg lain disana). Ternyata beliau masih ustaz Hidayat yg saya kenal dulu, yg membimbing tesis S2 saya dg judul: Islam & Perubahan Sosial (kasus di Pesantren PERSIS Tarogong Garut). Terkenang kembali saat2 masa bimbingan penulisan tesis tsb, dimana saya pernah diminta datang malam hari setelah seharian aktifitas penuh beliau sebagai Presiden PKS, dan saya 10 orang tamu yg menunggu ingin bertemu.

Saya kebagian yg terakhir, ditengah segala kelelahannya beliau masih menyapa saya dg senyum : MAA MAADZA MASAA’ILU YA NABIIL? Lalu saya pandang kembali wajah beliau, kelihatan rambut yg makin memutih, beliau bolak-balik menerima tamu, saat berbuka beliau hanya sempat sebentar makan kurma & air, karena setelah beliau memimpin shalat magrib terus banyak tokoh yg berdatangan, ba’da isya & tarawih kami semua menyantap makanan, tapi beliau menerima antrian wartawan dalam & luar negeri yang ingin wawancara.

Tdk terasa airmata ana menetes, alangkah jauhnya ya ALLAH jihad ana dibandingkan dg beliau, saya masih punya kesempatan bercanda dg keluarga, membaca kitab dsb, sementara beliau benar2 sudah kehilangan privasi sebagai pejabat publik, sementara beliaupun lebih berat ujian kesabarannya untuk terus konsisten dlm kebenaran dan membela rakyat. Tidaklah yg disebut istiqamah itu orang yg bisa istiqamah dlm keadaan di tengah2 berbagai kitab Fiqh dan Hadits seperti ana yg lemah ini.

Adapun yg disebut istiqamah adalah orang yg mampu tetap konsisten di tengah berbagai kemewahan, kesenangan, keburukan, suap-menyuap dan lingkungan yang amat jahat dan menipu. Ketika keluar dari rumah beliau saya melihat beberapa rumah diseberang yang mewah bagaikan hotel dg asesori lampu2 jalan yg mahal dan beberapa buah mobil mewah, lalu ana bertanya pd supir DR Hidayat : Rumah siapa saja yg diseberang itu? Maka jawabnya : Oh, itu rumah pak Fulan dan pak Fulan Menteri dari beberapa partai besar. Dalam hati saya berkata: AlhamduliLLAH bukan menteri PKS. Saat pulang saya menyempatkan bertanya pd ustaz Hidayat: Ustaz, apakah nomor HP antum masih yg dulu?

Jawab beliau: Benar ya akhi, masih yg dulu, tafadhal antum SMS saja ke ana, cuma afwan kalo jawabannya bisa beberapa hari atau bahkan beberapa minggu, maklum SMS yang masuk tiap hari ratusan ke saya. Kembali airmata saya menetes. alangkah beratnya cobaan beliau & khidmah beliau untuk ummat ini, benarlah nabi SAW yang bersabda bahwa orang pertama yg dinaungi oleh ALLAH SWT di Hari Kiamat nanti adalah Pemimpin yang Adil. Sambil berjalan pulang saya berdoa : Ya ALLAH, semoga beliau dijadikan pemimpin yg adil & dipanjangkan umur serta diberikan kemudahan dlm memimpin negara ini. Aaamiin ya RABB.

Penulis: Nabil Almusawa e: nabielfuad@yahoo.com

Begitulah, semoga HNW ya ku kenal (atau KAMU kenal) akan selalu seperti itu… sederhana… Amin

Hidayat: Jangan Pilih Saya Karena Survei

hnw5VIVAnews – Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, meminta Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono memilih calon wakil presiden berdasarkan nilai atau bobot. Jangan memilih calon wakil presiden berdasarkan hasil survei.

“Survei itu, bukan Tuhan dan bukan hantu,” kata Hidayat di ruang pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat, Senayan, Jakarta, Kamis 30 April 2009. “Dia itu hanya alat untuk memahami apa yang terjadi di dalam masyarakat, dia hanya memetakan apa yang terjadi di masyarakat,” kata Ketua MPR itu.

Karena itu, Hidayat tidak mau mendahului kehendak Tuhan. “Kalau pun nanti Pak SBY terpilih (jadi calon presiden), pilihlah (calon wakil presiden) jangan sekadar berdasarkan survei, tapi berdasarkan nilai sebagai tolak ukurnya. Nanti silakan Pak SBY yang menilainya,” kata Hidayat.

Meski begitu, Hidayat menyatakan diri siap menjadi calon wakil presiden bahkan calon presiden. “Kami di PKS memang sudah dipersiapkan. Mungkin nanti menjadi presiden atau wakil presiden,” katanya.

Dan pembicaraan menuju penunjukan calon wakil presiden ini sedang dilobi oleh Tim Lima yang dipimpin Presiden PKS Tifatul Sembiring. Tim tersebut telah menyerahkan draf kontrak politik pada Partai Demokrat. “Dan kemarin sudah bertemu, sinyal (Demokrat) bagus dan menilai positif,” kata Hidayat.

Survei termutakhir dari Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) menemukan Hidayat sebagai pendamping paling tepat untuk Yudhoyono. “Dari 1.118 responden, 37,9 persen memilih Hidayat Nur Wahid,” kata Kepala Divisi Penelitian LP3ES, Fajar Nursahid, di Audiotorium Adhiyana, Wisma Antara, Jakarta, Kamis 30 April 2009.

Di urutan dua, muncul nama mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung yang dipilih 13,2 persen responden. “Sebanyak 12,5 persen memilih Sri Mulyani, 7,7 persen memilih Hatta Rajasa, dan 3,6 persen memilih Soetrisno Bachir,” ujar Fajar.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/53798-hidayat__jangan_pilih_saya_karena_survei

Pendamping Yudhoyono Harus Bebas KKN

sby2VIVAnews – Calon Presiden Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono mendambakan calon pendampingnya dalam pemilihan presiden 2009 memenuhi lima kriteria yakni harus memiliki integritas kepribadian yang baik, punya kapabilitas, loyal, diterima masyarakat, dan mengokohkan koalisi.

Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) mengadakan simulasi untuk mengetahui pendapat masyarakat tentang kriteria terpenting yang harus dimiliki calon pendamping Yudhoyono. “Ternyata yang jadi pilihan masyarakat adalah bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),” kata Kepala Divisi Penelitian LP3ES, Fajar Nursahid di Audiotorium Adhiyana, Wisma Antara, Jakarta, Kamis 30 April 2009.

Berikut kriteria utama cawapres Yudhoyono berdasarkan survei pada 1.118 responden:

1. Bersih dari KKN, 39,8 persen
2. Akseptabilitas, 25,2 persen
3. Pengalaman dalam pemerintahan, 14,3 persen
4. Berasal dari profesional, 9,1 persen
5. Loyal pada presiden, 7,9 presidem persen
6. Tak menimbulkan konflik di partainya, 2,3 persen
7. Berasal dari parpol, 1,4 persen

59834_susilo_bambang_yudhoyono_dan_hidayat_nur_wahid_thumb_300_2252Hasil penelitian LP3ES menunjukan figur Yudhoyono masih tinggi elektabilitasnya. Sebanyak 71,6 persen responden memilih Yudhoyono, sementara pesaing terdekat Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri dipilih 5,2 persen. “Jusuf Kalla dipilih 3,4 persen responden dan Hidayat Nur Wahid dipilih 3,3 persen,” kata Fajar.

Survei LP3ES dilakukan dengan metodologi televoting di lima kota yakni Medan, Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Makassar. Jumlah responden yang disurvei sebanyal 1.118 orang. Sedangkan margin of error 2,9 persen, dan tingkat kepercayaan survey 95 persen.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/53793-pendamping_yudhoyono_harus_bebas_kkn

Awan Tag