Aku, Dunia, dan Akhiratku…

Posts tagged ‘No 08’

Contreng atau Golput (Sebuah Panduan Syar’i)

Pembahasan tentang memilih atau tidak memiih hari ini menimbulkan kontroversi di masyarakat. Kontroversi itu ada di dua sisi yang saling berseberangan. Tulisan ini tidak sedang membela salah satunya. Bukan juga ajakan untuk memilih atau golput. Tulisan ini hadir justru dari keterpanggilan untuk mendudukkan masalah pada porsinya yang tepat dan benar. Mencontreng atau golput, dari kacamata syariat yang proporsional tanpa tendensi atau pragmatisme kepentingan.

Ini semua agar kita tidak menyesal. Karena penyesalan kita bisa sangat panjang. Sejak di dunia ini. Saat kita mendapat pemimpin yang jahat dan akhirnya hanya saling hujat saja dengan masyarakatnya, seperti dalam hadits Nabi, “Sebaik-baik pemimpin kalian adalah yang kalian mencintai mereka dan mereka mencintai kalian, kalian mendoakan mereka dan mereka mendoakan kalian. Dan seburuk-buruk pemimpin kalian adalah yang kalian membenci mereka dan mereka membenci kalian, kalian melaknat mereka dan mereka melaknat kalian.” (HR. Muslim no. 1855 dan Ahmad no. 24027)

Atau penyesalan yang paling rugi saat nanti di akhirat, seperti gambaran ayat berikut,

 

وَبَرَزُواْ لِلّهِ جَمِيعًا فَقَالَ الضُّعَفَاء لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُواْ إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ أَنتُم مُّغْنُونَ عَنَّا مِنْ عَذَابِ اللّهِ مِن شَيْءٍ قَالُواْ لَوْ هَدَانَا اللّهُ لَهَدَيْنَاكُمْ سَوَاء عَلَيْنَآ أَجَزِعْنَا أَمْ صَبَرْنَا مَا لَنَا مِن مَّحِيصٍ ﴿٢١﴾

“Dan mereka semua (di padang Mahsyar) berkumpul untuk menghadap ke hadhirat Allah, lalu orang yang lemah berkata kepada orang yang sombong: Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut kalian, maka dapatkah kalian menghindarkan kami dari azab Allah (walaupun) sedikit saja? Mereka menjawab: Sekiranya Allah memberi petunjuk kepada kami niscaya kami memberi petunjuk kepada kalian. Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh atau bersabar. Kita tidak punya tempat untuk melarikan diri.” (QS. Ibrahim/14: 21)

Sementara, semua yang kita lakukan kelak harus dipertanggungjawabkan. Sehingga kita harus benar-benar berhitung terhadap aktifitas sekecil apapun. Apalagi jika aktifitas kita adalah aktifitas yang menyentuh kepentingan dan hajat hidup orang banyak. Kesalahan yang kita lakukan pada wilayah umum seperti ini akan berhadapan dengan pertanggungjawaban yang tidak ringan di hari kiamat kelak. Memilih pemimpin adalah aktifitas yang masuk wilayah ini. Artinya, ketika kita masuk bilik suara untuk menyontreng, kita tidak hanya berhadapan dengan apa atau siapa. Tetapi kita sedang berhadapan dengan pengadilan Allah kelak.

Memilih pemimpin yang baik dan benar, artinya kita ikut urun rembug dalam kebaikan. Karena pemimpin yang baik dan benar akan menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Memilih pemimpin yang rusak dan tidak berkompeten, artinya kita ikut andil dalam kerusakan. Karena merekalah yang kelak mencekik rakyat, membuat kerusakan masal secara sistematis.

Maka kita layak berhitung, bahkan harus. Dengan cermat. Dan sangat cermat! Dan mari kita mulai berhitung.

Jika Harus Memilih

contreng_pemilu_2009Pilihlah hanya pemimpin yang kita kenal. Jangan pernah menjadi orang yang hanya ikut bergerak kemana angin bertiup. Orang banyak boleh merekomendasikan, tetapi ukurlah dengan pengetahuan kita terhadap calon pemimpin itu.

Pertanyaannya adalah, apa yang harus kita kenali?

Jika hanya mengenal nama, tempat tinggal, daerah asal, ini bukanlah pengenalan yang mampu menghadirkan pemimpin yang baik dan benar. Pengenalan itu bercermin pada pengenalan Allah terhadap Nabi Yusuf (12: 55) yang menyebut dirinya (Hafidzun = yang sangat menjaga/amanah) (‘Alim = mempunyai ilmu). Sebagaimana juga pengenalan Allah terhadap Nabi Musa yang berperan sebagai pekerja dan disebut dalam ayat (28:260) sebagai: (al-Qowiy = yang kuat) (al-Amin = yang amanah)

Dari dua contoh yang mencantumkan dua kata untuk satu Nabi bisa disimpulkan dengan dua kata berikut:

  1. Integritas moral
  2. Kompetensi

Integritas moral menjadi harga mati, walau ada di standar rendah tetapi tidak keluar dari frame minimal. Seperti Khalid bin Walid dan Amr bin Ash yang keduanya masuk Islam terlambat; tahun 7 H, tetapi langsung diberikan amanah kepemimpinan perang bahkan hanya beberapa bulan setelah mereka masuk Islam. Mereka berdua orang yang berkompeten di medan perang. Adapun tingkat integritas moral dan keshalehannya, mereka berdua telah mencapai tingkat standar dasar seorang muslim.

Mereka berdua bukan orang fajir/pelaku dosa, sehingga di sini tidak berlaku pembahasan -yang sesungguhnya belum final- tentang pilihan rumit antara fajir qowiy (orang rusak yang kuat) dengan sholeh dhoif (orang shaleh yang lemah).

Untuk seorang pemimpin, integritas moral yang mudah diukur adalah hal yang berhubungan dengan orang banyak. Seperti kata amanah yang diulang-ulang dalam dua contoh di atas. Amanah adalah integritas moral yang sangat penting keberadaannya pada partai dan calon pemimpin. Rasul berulang kali menyampaikan pesan tentang hal ini agar diingat bahwa memilih pemimpin harus yang amanah.

Di antara haditsnya adalah, “Tidak ada seorang hamba yang diberikan amanah kepemimpinan, kemudian dia meninggal dan pada hari meninggalnya itu dia masih mempunyai kesalahan menipu rakyatnya, kecuali diharamkan baginya sorga!” (HR. Bukhari no. 6731 dan Muslim no. 142)

Di antara yang sangat diperhatikan dalam integritas moral adalah kelembutan hati. Dengarlah doa nabi berikut ini, “Ya Allah siapapun memimpin umatku dengan mempersulit, maka persulitlah dia. Dan siapa yang memimpin dengan kasih sayang/kelembutan, maka sayangilah dia.” (HR. Muslim no. 1828).

Ini sejalan dengan pujian Allah terhadap Nabinya,

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّهِ لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لاَنفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّهِ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ ﴿١٥٩﴾

 

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (Qs. Ali Imran: 159)

Kelembutan hati adalah modal penting untuk keputusan yang menggunakan hati dengan penuh empati kepada masyarakat yang dipimpinnya.

Dua contoh integritas moral ini bisa dilihat dari raportnya pada masa kepemimpinan partai/pemimpin itu sebelumnya, jika pernah memimpin. Jika belum pernah memimpin, maka bisa dibuka pada catatan masyarakat. Jika belum menjadi pemimpin saja, sudah arogan dan berhati kasar dalam muamalah maka kekuasaan kelak akan membuka peluang untuk arogansi yang lebih besar.

Kesholehan ternyata tidaklah cukup. Hanya disebut ustadz tidaklah cukup, Atau mendapat gelar al-Hafidz atau semua atribut simbol kesholehan. Karena Nabi saja pernah menolak Abu Dzar al-Ghifari. Padahal kesholehan Abu Dzar tidak diragukan sama sekali bahkan oleh Nabi sendiri. Penolakan Nabi terhadap Abu Dzar lebih karena Abu Dzar tidak mempunyai kompentensi dalam kepemimpinan, “Kamu jangan memimpin dua orang dan mengurusi harta anak yatim!” (HR. Muslim no. 1826).

Dari sini, jika kita harus memilih maka pilihlah pemimpin yang kita kenal integritas kesholehannya dan kompentensi kepemimpinannya.

Golput Mungkinkah?

ada-apa-dengan-golput-300x225Memilih partai/pemimpin bagian Dari Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. Karena dengan memilih pemimpin yang tepat, kita berharap pemimpin itu akan mendatangkan ma’ruf (kebaikan) dan menghilangkan atau meminimalkan kemungkaran.

Perintah amar ma’ruf nahi mungkar merupakan hal yang tidak perlu panjang lebar kita bicarakan. Karena sudah gamblang dan terang. Khoiriyyah ummah (Umat ini disebut terbaik) jika dua hal ini masih ada dengan dilandasi oleh iman (Qs. Ali Imran: 110).

Mengingat negara ini perlu perbaikan yang luar biasa kalau tidak mau dikatakan perlu perombakan besar-besaran, maka memilih partai/pemimpin adalah bagian dari perbaikan besar negeri ini.

Melihat melalui kacamata amar ma’ruf nahi mungkar, maka keterlibatan kita dalam berpartisipasi di pemilu adalah amal yang amat penting dan bahkan harus.

Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Ada Batasnya!

Amar ma’ruf nahi mungkar yang artinya ikut memilih dalam Pemilu, harus dihentikan alias harus golput sebagaimana dalam ayat dalam surat al-Maidah: 105,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ عَلَيْكُمْ أَنفُسَكُمْ لاَ يَضُرُّكُم مَّن ضَلَّ إِذَا اهْتَدَيْتُمْ إِلَى اللّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ﴿١٠٥﴾

 

Hai orang-orang yang beriman, urusilah dirimu sendiri; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk.”

Ayat ini pernah disalahpahami oleh generasi tabi’in, di mana mereka memahami bahwa amar ma’ruf nahi mungkar tidak perlu dilakukan sama sekali. Pemahaman ini telah diluruskan oleh Abu Bakar, Abu Tsa’labah al-Khutsani dan Ibnu Mas’ud radhiallahu anhum dengan sabda Rasul,

“Kalian harus tetap amar ma’ruf nahi mungkar hingga kalian lihat:

  1. Kekikiran yang ditaati
  2. Hawa nafsu yang diikuti
  3. Dunia yang lebih dipentingkan
  4. Masing-masing bangga dengan pemikirannya sendiri

“(jika telah kalian lihat) maka urusilah dirimu sendiri dan tinggalkan urusan kebanyakan orang.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah, Tirmidzi berkata: Ini hadits hasan, gharib, shahih)

Jelas dari hadits ini bahwa amar ma’ruf nahi mungkar itu ada batasnya. Yaitu jika 4 hal di atas sudah terlihat pada partai/pemimpin.

Jika ke 4 hal tersebut telah bisa dibaca dengan jelas, maka inilah saatnya kita menyelamatkan diri kita masing-masing dan meninggalkan aktifitas besar masyarakat itu, artinya, inilah saatnya golput!

Akhirnya, dengan panduan ini, selamat berhitung dengan cermat.

Ya Allah tunjukilah kami bahwa yang benar itu benar dan berikan kekuatan untuk mengikutinya. Dan tunjukilah kami bahwa yang batil itu batil dan berikan kekuatan untuk meninggalkannya.

Wallahu a’lam
Abu Dihya

Sumber : http://eramuslim.com/syariah/tsaqofah-islam/ustadz-budi-azhari-lc-contreng-atau-golput-sebuah-panduan-syar-i.htm

Iklan

PKS Menang, Uang Negara Aman

sumpah_pemuda2_copyMahfudz Siddiq mengatakan walaupun baru 45 anggota dewan dari PKS di parlemen pusat, namun Fraksi PKS merupakan penyetor uang gratifikasi terbesar.

 

PK-Sejahtera Online: Di tengah sengatan terik matahari, ribuan kader dan simpatisan PKS Kota Batam tidak bergeser mengikuti serangkaian acara kampanye perdana yang dipusatkan di Lapangan Parkir Temenggung Abdul Jamal pada Kamis (26/3).

Suara takbir ‘Allahu Akbar’ dijadikan kata sambutan untuk konvoi massa tiap Kecamatan yang memasuki lokasi acara secara bergelombang. Massa kemudian dibakar semangatnya oleh lantunan grup Nasyid Izzatul Islam bersama para orator yang mengambil tema tentang reformasi dewan, korupsi dan trafficking.

Dalam orasinya, Mahfudz Siddiq mengatakan walaupun baru 45 anggota dewan dari PKS di parlemen pusat, namun Fraksi PKS merupakan penyetor uang gratifikasi terbesar. “PKS mengembalikan uang gratifikasi sebesar Rp1,9 miliar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)”, terang Mahfudz yang disambut pekikan takbir massa
Ketua Fraksi PKS DPR RI ini menerangkan, jika dengan 45 wakil rakyat saja mampu mengembalikan uang gratifikasi terbesar, maka Insya Allah jika anggota parlemen PKS berjumlah 20 persen maka pasti akan lebih banyak lagi uang negara yang diselamatkan dan disalurkan sesuai keperuntakannya.

logo-pks“Maka jangan salah pilih. Jika ingin negara aman dari korupsi, PKS adalah pilihan yang sudah terbukti”, seru Ketua Tim Operasi Tim Pemenangan Pemilu Nasional ini
Senada dengan Mahfudz, Shohibul Iman pun menyoroti bobroknya moralitas anggota dewan. Capres PKS ini mengatakan target nasional PKS untuk 2009 adalah 20 persen, untuk itu jika ingin mewujudkan parlemen yang berkualitas, maka jangan ragu untuk memilih PKS nomor delapan, ujarnya.

Dalam orasinya, Abdul Rahman, Lc mengatakan ”Koruptor itu tak lebih daripada teroris”. Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Kepri ini menerangkan, prilaku koruptor itu menghancurkan dan merugikan banyak orang. Koruptor itu juga menghancurkan tatanan ekonomi yang mengakibatkan rakyat banyak dirugikan oleh segelintir orang. “Maka yang paling pas, hukuman bagi para koruptor adalah seumur hidup”.

Caleg DPR RI, Herlini Amran, menyoroti parahnya kasus trafficking. Menurutnya Indonesia adalah sarang terbesar kasus penjualan perempuandan anak-anak. Dan Kepri adalah lumbung trafficking.

Perempuan dan anak-anak adalah aset besar negeri ini. Maka tidak ada alasan bagi setiap warga bangsa ini untuk memerangi bahaya trafficking. “Tidak ada alasan lain, kecuali mendukung setiap upaya pemberdayaan perempuan seutuhnya lahir dan batin, dunia dan akhirat. “Hidup Perempuan”, tutupnya.

Sumber : http://www.pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7120

Kampanye PKS Tanpa Goyang Erotis

logo_82Walaupun tidak dihiasi dengan goyangan erotis namun kampanye PKS tetap ramai massa. Mereka tetap antusias mengikuti kampanye sampai selesai.

PK-Sejahtera Online: Hampir setiap kampanye yang diadakan partai selalu dihiasi dengan goyangan erotis untuk menghibur massa yang datang. Dan ini sangat berbahaya bagi anak-anak yang ikut menyaksikan goyangan erotis.

Namun PKS dalam kampanye nasional di Muara Enim dan Prabumulih, Sumatera Selatan tampil beda. Kampanye yang mangangkat tema ‘Kampanye Reformasi Untuk DPR Bersih’ bebas dari hiburan goyang erotis. Sebuah kampanye yang beda dan mendidik.

Kampanye partai berlambang bulan sabit kembar itu hanya diwarnai dengan hiburan musik Nasyid dan band nasional. Bahkan Partai yang diketuai oleh Tifatul Sembiring ini mengadakan konvoi kendaraan bermotor. Dan peminatnya cukup besar, Acap kali kegiatan sosial selalu menyertai kampanye PKS yang dilakukan kader untuk mensosialisasikan partai. Ini adalah sebuah prestasi buat PKS.

Walaupun tidak dihiasi dengan goyangan erotis namun kampanye PKS tetap ramai massa. Mereka tetap antusias mengikuti kampanye sampai selesai. “ Sangat menghibur. PKS memang partai keren sekali,” ucap Kiki, seorang mahasiswi memuji kampanye PKS.

Kampanye PKS ini seharusnya menjadi contoh buat kampanye partai lain. Supaya hiburan yang menampilkan goyangan erotis dikurangi bahkan dihilangkan saja. Karena itu sangat berbahaya dan tidak mendidik buat anak-anak yang sering ikut kampanye. (pks sulsel)

Sumber : http://www.pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7122

FUI Diskusikan Nominasi Pemimpin Pro Syariah

konpres_fui-maret09Forum Umat Islam bersama dengan tokoh-tokoh media Islam bertukar pikiran untuk membuat suatu rancangan mengenai pemimpin masa depan yang pro syariah. Pertemuan awal bersama pimpinan media Islam ini dilakukan untuk menjajaki rancangan mengenai isu-isu penegakan syariah dan sikap politik umat Islam menjelang pemilu 2009.

“Kita bertemu untuk membuat sebuah rancangan kriteria atau nominasi mengenai caleg muslim pro syariah, dan capres-cawapres yang pro syariah,” kata Sekjen FUI M. Al-Khaththath, di Gedung Anakida, Jakarta, Jum’at (27/3).

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut FUI akan menyusun masuk dari tokoh-tokoh media Islam mengenai nominasi dan kriteria caleg dan capres pro syariah, kemudian menjaring masukan dari masyarakat terkait kriteria yang telah ditetapkan tersebut.

“Hasilnya kita lempar ke masyarakat, apakah nantinya berupa polling atau seperti apa, kita juga akan meminta masuk dari masyarakat,” jelasnya.

Pertemuan yang digelar FUI bersama tokoh-tokoh media Islam, lanjut Khaththath akan dibawa dalam pertemuan bersama sekitar 200 tokoh ulama, tokoh masyarakat, habib, pimpinan ormas dan parpol dalam Musyawarah Umat Islam yang akan diadakan pada Sabtu (28/3) di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur.

“Kita akan berdiskusi dan menjaring masukan dari para tokoh-tokoh tersebut mengenai nominasi dan kriteria caleg/capres-cawapres pro syariah,” ujarnya. Ia mengatakan, pada pertemuan itu juga akan dirumuskan sikap politik umat Islam pada pelaksanaan pemilu 2009.

Sumber : http://eramuslim.com/berita/nasional/fui-diskusikan-nominasi-pemimpin-pro-syariah.htm

Kampanye Terbuka, PKS Kerahkan Ratusan Ribu Massa

PKS menurunkan lebih kurang 50 ribu massa di setiap titik-titik kampanye. Sehingga tak kurang 250ribu massa PKS tumpah ruah di seluruh penjuru kota Jakarta.

pksbanner2PK-Sejahtera Online: Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Selatan mengerahkan lebih dari 50 ribu kader dan simpatisan PKS, dalam kampanye terbuka di Lapangan Bola Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jum’at (20/3) pukul 13.00.

Selain di Jakarta Selatan, pada hari yang sama juga digelar kampanye PKS di Jakarta Timur di lapangan WIKA Klender, Jakarta Utara di Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Sementara untuk Jakarta Barat di laksanakan di Lapangan BDN (Bank Dagang Negara), Pesing, dan Jakarta Pusat dipusatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Johar Baru.

PKS menurunkan lebih kurang 50 ribu massa di setiap titik-titik kampanye. Sehingga tak kurang 250ribu massa PKS tumpah ruah di seluruh penjuru kota Jakarta.

Di Jakarta Selatan, tampil sebagai juru kampanye, Ketua MPR RI DR. Hidayat Nurwahid, Ketua DPW PKS DKI Jakarta IR. Triwisaksana M.Sc., dan Ketua DPD PKS Jakarta Selatan Drs. Khoiruddin, M.Sc. 

Dalam orasinya, Khoiruddin meminta masyarakat Jakarta Selatan untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu legislatif 9 April mendatang. Ia juga mengajak masyarakat untuk memilih PKS, karena anggota legislatif PKS terbukti bebas dari korupsi dan selalu menampilkan etika berpolitik yang santun.

Lebih lanjut Khoiruddin, mengatakan meski Kampanye PKS jatuh pada hari kerja, hal ini tidak menyurutkan semangat para kader dan simpatisan PKS untuk hadir.

“Kampanye PKS selalu dibanjiri lautan massa. Hal ini sebagai bukti bahwa kader dan simpatisan PKS memiliki militansi yang tinggi untuk menjadikan PKS sebagai partai pemenang di Jakarta Selatan,” ungkapnya semangat.

Selain orasi, acara juga diramaikan dengan penampilan Lenong Betawi dan parade musik. Dan untuk lebih mensosialisasikan tata cara pencontrengan, juga digelar simulasi pencontrengan surat suara raksasa oleh Hidayat.

Untuk menghindari terjadinya kemacetan di wilayah tersebut, panitia telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Selain itu, juga dipasang spanduk pemberitahuan pelaksanaan kampanye di jalan-jalan menuju lokasi acara.

Sumber : http://www.pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7076

Bin Laden : Masuk Yordan, Bebaskan Aqsha

20060119-osamaOsama Bin Laden, menyerukan para pengikutnya memasuki Yordania, dan membebaskan al-Aqsha, pernyataannya itu, disampaikan melalui video, yang dilansir oleh Middle East Media Reseach Institute (MEMRI). Video yang direlease MEMRI itu, panjangnya 33 menit, dan dalam pernyataannya itu, Bin Laden menyatakan, memberikan mandat kepada para pejuang ‘ muslim’ untuk memotong kepala para pemimpin negara-negara yang berbatasan dengan Israel, termasuk Yordan, mereka lah yang membuat penderitaan para mujahidin.

Yordan merupakan negara yang berbatasan langsung dengan Israel, yang selama ini, membela dan membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Hanya Yordania dan Mesir, di antara anggota Liga Arab, yang mempunyai hubungan resmi dengan Israel.

Hubungan diplomatik inilah yang menyebabkan negara-negara Arab yang berada di garis depan (front line) dengan Israel, tidak dapat berbuat banyak dalam menghadapi Israel, dan cenderung berkolaborasi dengan Israel. Sehingga, mereka tidak memberikan dukungan secara terbuka terhadap rakyat Palestina, yang menghadapi penjajahan Israel. Ini merupakan akibat perang yang terjadi di tahun 1967 dan 1973, di mana negara-negara Arab garis depan dikalahkan Israel.

Bin Laden menegaskan kemenangan di Iraq, memberikan kesempatan bagi para pejuang Islam, yang telah memenangkan perang di Iraq, memasuki Yordania, terus ke Tepi Barat, dan dari wilayah ini, dapat masuk ke Palestina. “Beberapa bulan mendatang, segala sesuatu akan  pergi ke Yordan”, ujar Eli al Shech, seperti dikutip MEMRI. Ini menggambarkan perkembangan baru di Timur Tengah, yang menunjukkan arah yang semakin kuatnya pengaruh gerakan al-Qaidah.

Tapi, semua ini, tak lain semakin skeptisnya para penguasa Israel, yang melihat perkembangan bangkitnya umat Islam di Yordania, yang akhir-akhir ini semakin menampakkan jati dirinya. Hal ini, dipicu adanya serangan tentara Zionis-Israel ke Gaza, yang menimbulkan korban warga Gaza, yang cukup besar. Kemarahan dikalangan umat Islam di Yordania ini, mendorong mereka untuk berusaha membebaskan Palestina, termasuk al-Aqsha, yang sekarang ini menghadapi bahaya besar, di mana Zionis Israel, terus menggali terowongan yang mengancam Masjidil Aqsha, yang lama-lama dapat hancur.

Di Yordania, dua pertiga penduduk negeri itu adalah warga Palestina, sejak mereka diusir dari tanah air mereka oleh Zionis Israel. Bahkan, dikalangan para pemimpin Israel, mereka menyerukan agar warga Palestina, menggabungkan diri dengan Yordania, dan tidak mendirikan negara Palestina. Inilah cara Israel untuk mengusir penduduk Palestina dari tanah air mereka.

Bin Laden juga menuduh, sekarang ini, yang terkena pengaruh jahat itu, bukan hanya para kepala negara Arab, tapi juga kalangan lapisan kedua seperti ilmuwan, para pekerja media, dan ikut berkomplot dengan musuh. Mereka lapisan kedua, para ilmuwan, dan para wartawan dan editor, yang ikut mempengaruhi para kepala pemerintahan, ujar Ben Laden.

“Ben Laden melihat adanya ancaman idelogi, yang tumbuh semakin kuat”, ujar al-Syech. “Perlu dilakukan pembentukan kekuatan baru, yang membebaskan pikiran dan hati kaum musimin”, kata Ben Laden.

Sumber : http://eramuslim.com/berita/dunia/bin-laden-masuk-yordan-bebaskan-aqsha.htm

Israel-Hamas Gagal Capai Kesepakatan Pertukaran Tahanan

tahNegosiasi pertukaran tawanan antara Israel dan Hamas yang berlangsung di Kairo lewat mediasi Mesir, menemui jalan buntu. Kedua belah pihak tidak mencapai kata sepakat dan masing-masing mempertahankan syarat yang diajukannya dalam rencana pertukaran Gilad Shalit-prajurit Israel yang ditawan pejuang Palestina sejak 2006-dengan para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Karena tidak mencapai titik temu, utusan dari Israel dan Hamas akhirnya pulang ke tempat masing-masing. Perdana Menteri Israel, Ehud Olmert mengecam Hamas yang dinilainya mengambil sikap “ekstrimis” dalam negosiasi tersebut.

Sebelum pertemuan berlangsung, Olmert mengingatkan bahwa pertemuan di Kairo adalah kesempatan terakhir bagi Hamas sebelum Olmert melepaskan jabatannya dan digantikan perdana menteri Israel yang baru, Benjamin Netanyahu. Netanyahu menempatkan orang-orang garis keras dalam pemerintahannya yang menolak bernegosiasi dengan Hamas.

Dengan gagalnya negosiasi pertukaran tawanan ini, Israel juga akan makin memperketat blokadenya di Jalur Gaza karena sejak awal rezim Zionis itu mengancam tidak akan mengakhiri blokade kecuali Shalit pulang ke Israel dengan selamat. Blokade ini mengancam kelancaran rekonstruksi Gaza karena Israel bakal melarang pengiriman bahan-bahan bangunan masuk ke Jalur Gaza.

Hamas dalam pertemuan itu tetap meminta pembebasan Shalit ditukar dengan pembebasan sekitar 450 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel. Sedangkan pihak Israel hanya bersedia membebaskan 300 tahanan dan Israel menolak membebaskan sejumlah tahanan yang namanya tercantum dalam daftar yang diberikan Hamas.

Sumber : http://eramuslim.com/berita/palestina/israel-hamas-gagal-capai-kesepakatan-pertukaran-tahanan.htm

Awan Tag