Aku, Dunia, dan Akhiratku…

Posts tagged ‘pan’

PKS Dorong Pemerintah Tegas dan Jelas

“Selanjutnya, marilah kita menjaga barisan agar teguh dan kokoh, tidak terganggu oleh implikasi negatif dari ekses-ekses negatif dalam pelaksanaan Pemilu 2009,” katanya.

 

Jakarta (ANTARA News) – Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ustadz Hilmi Aminudin menegaskan partainya konsisten tidak akan terseret dalam kisruh politik setelah pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009 dan akan mendorong satu pemerintahan yang tegas dan bersikap jelas kepada masyarakat.

“Negara jangan memberi kesan yang tidak jelas kepada bangsa dan umat. Karena itu, sikap pemerintah tidak boleh menimbulkan keraguan dan tafsir yang berbeda dan menyesatkan. Harus jelas,” tandasnya saat membuka Musyawarah Majelis Syura XI PKS di Hotel Bumi Karsa, Bidakara, Jakarta, Sabtu.

Pada musyawarah yang dihadiri 99 anggota Majelis Syura itu, Hilmi mengajak seluruh kader PKS untuk mensyukuri hasil yang diraih PKS dalam Pemilu 9 April.

“Selanjutnya, marilah kita menjaga barisan agar teguh dan kokoh, tidak terganggu oleh implikasi negatif dari ekses-ekses negatif dalam pelaksanaan Pemilu 2009,” katanya.

Ia juga meminta kader partainya untuk bersabar dan tetap mengokohkan jamaah, serta tidak terjebak tawaran, jabatan dan godaan fasilitas .

“Jangan pula memberikan loyalitas, simpati dan kecenderungan ke orang yang lalai dari mengingat Allah, karena bisa menyeret kita dalam kekacaubalauan yang kini nampak seusasi pemilu,” katanya lagi.

Hilmi berterima kasih dan menyampaikan penghargaan kepada pengorbanan kader-kader PKS yang demikian besar namun belum diberi kesempatan menduduki posisi strategis di pemerintahan maupun lembaga legislatif.

Musyawarah Majelis Syura PKS yang akan berakhir pada Minggu (26/4) siang mengagendakan dua hal penting, yaitu evaluasi pelaksanaan Pemilu 2009 dan penentuan koalisis partai ke depan.

Kecenderungan yang muncul di internal PKS sendiri adalah berkoalisi dengan Partai Demokrat dan mengajukan Hidayat Nurwahid sebagai cawapres untuk mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono.

Sumber : http://pk-sejahtera.org/v2/main.php?op=isi&id=7271

Ruang Rapat Majelis Syuro PKS Steril dari Ponsel

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hari ini, Sabtu (25/4), menyelenggarakan Musyawarah Majelis Syuro XI di Auditorium Binakarna, Bidakara, Jakarta.

Dalam musyawarah yang diharapkan akan memantapkan rencana koalisi PKS ini, setiap peserta dilarang membawa telepon genggam ke dalam ruangan rapat. Ketika mendaftar di meja penerima tamu, setiap peserta juga dimintai telepon genggamnya lalu disimpan dalam plastik berukuran sedang yang sudah ditulisi dengan nama si pemilik.

“Ah, biasa itu di PKS. Semua disimpan, biar konsentrasi,” ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring sebelum rapat dimulai.

Namun, Tifatul sendiri belum menyerahkan telepon genggamnya. Plastik berukuran sedang yang bertuliskan namanya masih tergeletak kosong di atas meja penerima tamu. Tifatul berjanji akan menyerahkannya begitu musyawarah dimulai.

Hal serupa juga dilakukan oleh anggota Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid. Hidayat menyerahkan dua telepon genggamnya sebelum masuk ke ruangan rapat.

“Ini pertama kali ya, tapi pertimbangan panitia mungkin besar. Karena yang dibicarakan serius jadi harus konsentrasi,” ujar Hidayat.

Musyawarah ini akan berlangsung selama dua hari hingga besok. Tifatul maupun Hidayat berharap aspirasi dari akar rumput PKS yang akan menjadi dasar pengambilan sikap partai bernomor urut delapan ini dalam percaturan politik ke depannya.  

Sumber : http://pk-sejahtera.org/v2/main.php?op=isi&id=7270

Majelis Syuro Tentukan Kebijakan Koalisi

Musyawarah Majelis Syuro XI PKS

Majelis Syuro Tentukan Kebijakan Koalisi

Musyawarah Majelis Syuro XI Partai Keadilan Sejahtera resmi dibuka Ketua Majelis Syuro PKS, KH. Hilmi Aminuddin, Sabtu (25/04) di Jakarta. Agenda MMS kali ini adalah mendengarkan laporan hasil pemilu legislatif 2009 dan membahas Kebijakan Koalisi dalam Pemilihan Presiden 2009.


Ketua Majelis Syuro PKS, KH. Hilmi Aminuddin memberikan kata sambutan

sekaligus membuka Musyawarah Majelis Syuro XI PKS, Sabtu (25/04) di

Jakarta.


KH. Hilmi Aminuddin berbincang dengan wartawan saat jeda MMS XI PKS.


Presiden PKS, Ir. Tifatul Sembiring menjawab pertanyaan wartawan

sebelum Pembukaan MMS XI PKS.


Hidayat Nur Wahid dikelilingi para pencari berita.

Sumber : http://pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7267

PKS Jateng Resmi Jagokan HNW Dampingi SBY

“Selain memenuhi kriteria yang ditetapkan SBY, HNW juga sososk yang telah diuji publik melalui pileg dengan perolehan suara yang signifikan,” pungkasnya.

PK-Sejahtera Online: DPW PKS Jawa Tengah resmi usulkan Hidayat Nurwahid sebagai ‘cawapres mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono pada pencalonan presiden 2009-2014.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat pimpinan wilayah di gedung DRD Jawa Tengah Semarang, (24/4). Acara ini dihadiri oleh pengurus harian DPW PKS Jateng, Majelis Pertimbangan Wilayah, Dewan Syariah Wilayah dan dihadiri Ketua dan Sekretaris Umum Pengurus Daerah Wilayah se Jawa tengah.

“Keputusan ini secara aklamasi diambil untuk dibawa dalam sidang Majelis Syuro PKS, (25-26/4) di Jakarta, yang akan menentukan positioning PKS dalam Pilpres Juni mendatang,” Ungkap Ketua DPW PKS Jatengn Arif Awaludin.

Jawa Tengah akan diwakili enam anggota MS dari total anggota sebanyak 99 orang. Menurut Arif yang juga anggota MS ini, aspirasi yang sama juga berkembang dari banyak anggota MS dari wilayah lainnya di seluruh Indonesia, yang menginginkan hal yang sama

“Dari hasil komunikasi, saya perkirakan lebih dari 50 persen anggota Majelis Syuro menyebar dari mulai Aceh sampai Papua menginginkan hal yang sama. Saya optimis.,” lanjutnya.

Arif yakin berdasarkan kondisi politik terakhir dengan keluarnya Golkar dari koalisi dengan Demokrat, PKS layak bersanding dengan SBY pada pemilu mendatang. 

“Selain memenuhi kriteria yang ditetapkan SBY, HNW juga sososk yang telah diuji publik melalui pileg dengan perolehan suara yang signifikan,” pungkasnya. (hadi)

Sumber : http://pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7262

Jusuf Kalla Berbatik Merah Temui Megawati

69693_jusuf_kalla_sambut_taufiq_kiemas__pramono___puan_maharani_di_kediamannya_thumb_300_225VIVAnews – Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla, lagi-lagi mengenakan batik berwarna merah ketika bertemu petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Seakan dikoordinasikan, tuan rumah, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga berbatik merah.

“Apa Kabar, Bu,” kata Jusuf Kalla menyapa Mega lebih dulu saat bersalaman di rumah Mega di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Jumat 24 April 2009 itu. Megawati tersenyum lebar. Jusuf Kalla juga tersenyum lebar.

Jusuf Kalla malam ini didampingi Ketua Dewan Penasihat Golkar, Surya Paloh; Ketua Harian I Badan Pemenangan Pemilu Golkar, Burhanuddin Napitupulu; dan dua Wakil Sekretaris Jenderal, Iskandar Mandji dan Priyo Budi Santoso. Sementara tuan rumah didampingi Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDIP, Taufiq Kiemas; Ketua bidang Perempuan PDIP, Puan Maharani; dan Sekretaris Jenderal PDIP Pramono Anung.

Sebelum masuk ke ruang pertemuan di dalam rumah, mereka menyempatkan diri berfoto sebentar menghadap puluhan juru warta.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/52275-jusuf_kalla_berbatik_merah_temui_megawati

Dukung Ceraikan PD, Golkar Jateng Usul Bikin Blok Lawan SBY

Semarang – DPD Partai Golkar Jateng mendukung keputusan DPP dengan menceraikan Demokrat. Mereka berharap DPP segera membentuk blok untuk bersama-sama melawan SBY.

Ketua Bappilu Partai Golkar Jateng, Soejatno Pedro mengatakan, cerai dengan Demokrat bukanlah masalah serius. Menurut dia, Golkar adalah partai besar, sehingga pantas punya sikap.

“Golkar punya harga diri. Jangan sampai terkesan meminta-minta. Maka itu, cerai dengan Demokrat, ya no problem,” katanya kepada detikcom melalui ponsel, Rabu (22/4/2009).

Pedro mengusulkan DPP segera membentuk blok bersama PDIP, Hanura, dan Gerindra. Soal figur yang diusung sebagai capres-cawapres, hal itu dikomunikasikan kemudian.

Ketua FPG DPRD Jateng yang terpilih lagi sebagai anggota DPRD Jateng ini menambahkan, untuk melawan SBY memang berat. Pasalnya, SBY adalah incumbent.

“Kalau yang diajukan Bu Mega dan cawapresnya siapa saja, mungkin berat. Untuk itu, pasangan calon blok melawan SBY harus orang lain,” paparanya.

Terakhir, Pedro menyatakan, jika Golkar dan bloknya kalah melawan SBY, maka harus siap menjadi oposisi. “Ya, tentunya oposisi yang positif,” demikian Soejatno Pedro.

Sumber : http://pemilu.detiknews.com/read/2009/04/22/153932/1119710/700/dukung-ceraikan-pd-golkar-jateng-usul-bikin-blok-lawan-sby

Eko Patrio Akui Bagi-Bagi Uang

ekoMOJOKERTO – Komedian Eko Patrio mengakui telah memberikan sejumlah uang kepada masyarakat Kota Mojokerto dalam kunjungannya pada Rabu 18 Maret 2009 lalu. Namun, caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu membantah telah melakukan money politics.

Caleg bernama lengkap Eko Hendro Purnomo itu menilai, pembagian uang dalam amplop kepada lima orang secara terbuka itu tak lebih hanya sebuah rangkaian game saja. Sehingga kata dia, hal ini tak bisa dikategorikan sebagai money politic.

“Itu kan hanya hadiah kuis saja. Bukan money politics,” bantah Eko disela kampanyenya di Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jumat (20/03/2009).

Terlebih, kata dia, kuis yang berhadiah uang tersebut merupakan prakarsa dari pengurus PAN Kabupaten Mojokerto. “Kalau money politics, ratusan orang yang disana juga menerima. Uang yang ada dalam amplop itu hanya kami berikan kepada lima orang yang mengikuti kuis saja,” tandas Eko.

Artis asal Nganjuk itu juga membantah jika dirinya melakukan kampanye diluar jadwal. Sebab, yang dia lakukan itu hanya sosialisasi kepada masyarakat secara terbatas. Sehingga, tak bisa dikategorikan kampanye di luar jadwal. “Kampanye terbuka itu minimal dihadiri 250 orang. Sedangkan yang hadir saat itu, hanya 100 orang saja,” tandasnya.

Soal surat peringatan yang diberikan KPUD, dia mengaku belum menerimanya hingga siang tadi. Lagi-lagi personel Patrio ini yakin jika penyelenggara pemilu tak akan menilai miring kepadanya. “Saya belum menerima. Tapi saya yakin, KPU bisa menilai secara obyektif,” pungkasnya.

Sumber : http://pemilu.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/03/20/267/203296/eko-patrio-akui-bagi-bagi-uang

Awan Tag