Aku, Dunia, dan Akhiratku…

Posts tagged ‘PDIP-GOLKAR’

Mega Diberi Mandat Pilih Cawapres

55702_megawati_soekarnoputri_thumb_300_225VIVAnews – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyerahkan mandat kepada ketua umum partai, Megawati Soekarnoputri, untuk memilih pendamping pada pemilihan presiden, Juli mendatang. Megawati juga diberi mandat untuk mengambil langkah strategis.

Demikian salah satu dari empat butir kesepakatan yang dihasilkan rapat kerja nasional (rakernas) PDIP di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Jalan Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu 25 April 2009.

Selain itu, rakernas menyatakan, proses demokrasi telah menyimpang dari nilai luhur Undang Undang Dasar (UUD) 1945 dan Pancasila. Hal itu ditunjukkan dengan pelaksanaan Pemilu legislatif yang carut marut.

“Tidak ada surat undangan dan terdapat pemilih yang tidak tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT),” kata Sekretaris Jenderal PDIP, Pramono Anung, yang didampingi Megawati.

Carut marutnya Pemilu legislatif juga ditandai dengan tertukarnya sejumlah surat suara.

Rapat juga mendesak pemerintah (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu bertanggung jawab atas pelaksanaan pemilihan umum legislatif. “Kami juga bertekad memenangkan pilpres,” ujar dia.

Sumber : http://politik.vivanews.com/news/read/52391-mega_diberi_mandat_pilih_cawapres

PKS Dorong Pemerintah Tegas dan Jelas

“Selanjutnya, marilah kita menjaga barisan agar teguh dan kokoh, tidak terganggu oleh implikasi negatif dari ekses-ekses negatif dalam pelaksanaan Pemilu 2009,” katanya.

 

Jakarta (ANTARA News) – Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ustadz Hilmi Aminudin menegaskan partainya konsisten tidak akan terseret dalam kisruh politik setelah pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009 dan akan mendorong satu pemerintahan yang tegas dan bersikap jelas kepada masyarakat.

“Negara jangan memberi kesan yang tidak jelas kepada bangsa dan umat. Karena itu, sikap pemerintah tidak boleh menimbulkan keraguan dan tafsir yang berbeda dan menyesatkan. Harus jelas,” tandasnya saat membuka Musyawarah Majelis Syura XI PKS di Hotel Bumi Karsa, Bidakara, Jakarta, Sabtu.

Pada musyawarah yang dihadiri 99 anggota Majelis Syura itu, Hilmi mengajak seluruh kader PKS untuk mensyukuri hasil yang diraih PKS dalam Pemilu 9 April.

“Selanjutnya, marilah kita menjaga barisan agar teguh dan kokoh, tidak terganggu oleh implikasi negatif dari ekses-ekses negatif dalam pelaksanaan Pemilu 2009,” katanya.

Ia juga meminta kader partainya untuk bersabar dan tetap mengokohkan jamaah, serta tidak terjebak tawaran, jabatan dan godaan fasilitas .

“Jangan pula memberikan loyalitas, simpati dan kecenderungan ke orang yang lalai dari mengingat Allah, karena bisa menyeret kita dalam kekacaubalauan yang kini nampak seusasi pemilu,” katanya lagi.

Hilmi berterima kasih dan menyampaikan penghargaan kepada pengorbanan kader-kader PKS yang demikian besar namun belum diberi kesempatan menduduki posisi strategis di pemerintahan maupun lembaga legislatif.

Musyawarah Majelis Syura PKS yang akan berakhir pada Minggu (26/4) siang mengagendakan dua hal penting, yaitu evaluasi pelaksanaan Pemilu 2009 dan penentuan koalisis partai ke depan.

Kecenderungan yang muncul di internal PKS sendiri adalah berkoalisi dengan Partai Demokrat dan mengajukan Hidayat Nurwahid sebagai cawapres untuk mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono.

Sumber : http://pk-sejahtera.org/v2/main.php?op=isi&id=7271

Ruang Rapat Majelis Syuro PKS Steril dari Ponsel

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hari ini, Sabtu (25/4), menyelenggarakan Musyawarah Majelis Syuro XI di Auditorium Binakarna, Bidakara, Jakarta.

Dalam musyawarah yang diharapkan akan memantapkan rencana koalisi PKS ini, setiap peserta dilarang membawa telepon genggam ke dalam ruangan rapat. Ketika mendaftar di meja penerima tamu, setiap peserta juga dimintai telepon genggamnya lalu disimpan dalam plastik berukuran sedang yang sudah ditulisi dengan nama si pemilik.

“Ah, biasa itu di PKS. Semua disimpan, biar konsentrasi,” ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring sebelum rapat dimulai.

Namun, Tifatul sendiri belum menyerahkan telepon genggamnya. Plastik berukuran sedang yang bertuliskan namanya masih tergeletak kosong di atas meja penerima tamu. Tifatul berjanji akan menyerahkannya begitu musyawarah dimulai.

Hal serupa juga dilakukan oleh anggota Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid. Hidayat menyerahkan dua telepon genggamnya sebelum masuk ke ruangan rapat.

“Ini pertama kali ya, tapi pertimbangan panitia mungkin besar. Karena yang dibicarakan serius jadi harus konsentrasi,” ujar Hidayat.

Musyawarah ini akan berlangsung selama dua hari hingga besok. Tifatul maupun Hidayat berharap aspirasi dari akar rumput PKS yang akan menjadi dasar pengambilan sikap partai bernomor urut delapan ini dalam percaturan politik ke depannya.  

Sumber : http://pk-sejahtera.org/v2/main.php?op=isi&id=7270

Majelis Syuro Tentukan Kebijakan Koalisi

Musyawarah Majelis Syuro XI PKS

Majelis Syuro Tentukan Kebijakan Koalisi

Musyawarah Majelis Syuro XI Partai Keadilan Sejahtera resmi dibuka Ketua Majelis Syuro PKS, KH. Hilmi Aminuddin, Sabtu (25/04) di Jakarta. Agenda MMS kali ini adalah mendengarkan laporan hasil pemilu legislatif 2009 dan membahas Kebijakan Koalisi dalam Pemilihan Presiden 2009.


Ketua Majelis Syuro PKS, KH. Hilmi Aminuddin memberikan kata sambutan

sekaligus membuka Musyawarah Majelis Syuro XI PKS, Sabtu (25/04) di

Jakarta.


KH. Hilmi Aminuddin berbincang dengan wartawan saat jeda MMS XI PKS.


Presiden PKS, Ir. Tifatul Sembiring menjawab pertanyaan wartawan

sebelum Pembukaan MMS XI PKS.


Hidayat Nur Wahid dikelilingi para pencari berita.

Sumber : http://pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7267

PKS Jateng Resmi Jagokan HNW Dampingi SBY

“Selain memenuhi kriteria yang ditetapkan SBY, HNW juga sososk yang telah diuji publik melalui pileg dengan perolehan suara yang signifikan,” pungkasnya.

PK-Sejahtera Online: DPW PKS Jawa Tengah resmi usulkan Hidayat Nurwahid sebagai ‘cawapres mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono pada pencalonan presiden 2009-2014.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat pimpinan wilayah di gedung DRD Jawa Tengah Semarang, (24/4). Acara ini dihadiri oleh pengurus harian DPW PKS Jateng, Majelis Pertimbangan Wilayah, Dewan Syariah Wilayah dan dihadiri Ketua dan Sekretaris Umum Pengurus Daerah Wilayah se Jawa tengah.

“Keputusan ini secara aklamasi diambil untuk dibawa dalam sidang Majelis Syuro PKS, (25-26/4) di Jakarta, yang akan menentukan positioning PKS dalam Pilpres Juni mendatang,” Ungkap Ketua DPW PKS Jatengn Arif Awaludin.

Jawa Tengah akan diwakili enam anggota MS dari total anggota sebanyak 99 orang. Menurut Arif yang juga anggota MS ini, aspirasi yang sama juga berkembang dari banyak anggota MS dari wilayah lainnya di seluruh Indonesia, yang menginginkan hal yang sama

“Dari hasil komunikasi, saya perkirakan lebih dari 50 persen anggota Majelis Syuro menyebar dari mulai Aceh sampai Papua menginginkan hal yang sama. Saya optimis.,” lanjutnya.

Arif yakin berdasarkan kondisi politik terakhir dengan keluarnya Golkar dari koalisi dengan Demokrat, PKS layak bersanding dengan SBY pada pemilu mendatang. 

“Selain memenuhi kriteria yang ditetapkan SBY, HNW juga sososk yang telah diuji publik melalui pileg dengan perolehan suara yang signifikan,” pungkasnya. (hadi)

Sumber : http://pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7262

Dukungan Duet SBY-HNW Dideklarasikan di Medan

sbyhilmidalamMedan – Lima elemen masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungannya terhadap duet Susilo Bambang Yudhoyono-Hidayat Nur Wahid sebagai capres-cawapres Pilpres 2009. Dua tokoh ini diyakini mampu membangun pemerintahan yang jujur dan bersih lima tahun ke depan.

Dukungan ini dideklarasikan di salah satu rumah makan di Komplek Pertokoan Jl. Setia Budi Medan, Jumat (24/4/2009) sore. Kelima elemen masyarakat tersebut tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sumatera Utara untuk SBY-HNW (Gemas Sumut).

Elemen masyarakat ini terdiri dari Serikat Buruh Merdeka Independen (SBMI), Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI), Serikat Buruh Sumatera Utara (SBSU), Yayasan Kolektif Medan, perwakilan pengusaha dan mahasiswa.

Koordinator Gemas Sumut Sopian Sitepu mengatakan, SBY dan Hidayat merupakan sosok yang tepat memimpin bangsa dalam lima tahun kedepan. “Selain merupakan pasangan yang bisa saling melengkapi, SBY-HNW sangat representatif dan dikenal sebagai pasangan berdedikasi, baik dalam hal penegakan hukum, pemberantasan korupsi, juga punya perhatian dalam penguatan ekonomi rakyat kecil,” kata Sopian.

Sopian menambahkan, pasangan SBY-Hidayat diyakini bisa membangun komunikasi dengan berbagai pihak, baik elit politik nasional maupun internasional selain mampu beradaptasi dalam menjaga kekompakan pemerintahan. Perwakilan pengusaha, Buyung Morna menyebutkan, pasangan SBY-Hidayat berpeluang memenangkan Pilpres mendatang, mengingat keduanya berasal dari partai berbasis massa yang militan dan loyal.

Sumber : http://pemilu.detiknews.com/read/2009/04/24/195315/1121075/700/dukungan-duet-sby-hnw-dideklarasikan-di-medan

SBY-HNW Didukung Para Kiai Karismatik

“Terbuka peluang untuk bentuk koalisi nasionalis-relijius Partai Demokrat dengan PKS, PAN plus PKB,”

 

sby-hnwPK-Sejahtera Online: Rencana Golkar pisah dg Partai Demokrat disambut gembira kiai Madura. “Terbuka peluang untuk bentuk koalisi nasionalis-relijius Partai Demokrat dengan PKS, PAN plus PKB,” ujar KH Ahmad Baehaki, Pimpinan Pondok Pesantren Haramain Pantura yang menjadi anggota Shilaturrahim Ulama (SHILU).

SHILU Madura sendiri beranggotakan dua ratus kiai karismatik. Antara lain KH. Ali Dhofir Pimpinan ponpes Al-Mursid Aram2, KH.Bustomi Barza Pimpinan ponpes Assyafiiyah Tamberu, KH. Qomaruddin Pimpinan ponpes Alfalah, KH. Abd Mugni Sam’an Pimpinan ponpes Mambaul’ulum 2 ponjanan, dan lain lain.

Dlm pertemuan ahad (19/04) para kiai mendukung pencalonan Hidayat Nur Wahid sebagai Cawapres disandingkan dengan SBY. Ini pasangan pas dengan elektabilitas tinggi.

“Hatta Rajasa atau Soetrisno Bachir bisa jadi Menko. Tokoh PKB bisa ambil peran penting eksekutf, jangan terfokus RI 1 & 2. Utk menang pilpres butuh popular vote, untuk efektivits pemerintahan perlu parliamentry seats cukup” ujar sapto waluyo, anggota MPP PKS yg ditugaskan di dapil Madura.

http://pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=7252

Awan Tag