Aku, Dunia, dan Akhiratku…

Posts tagged ‘ringan berbobot’

Amal Perbuatan Yang Memudahkan Mukmin Menyeberangi Jembatan Neraka

Sebagaimana sudah kita ketahui setiap Ahli Tauhid sebelum berhak mencapai pintu gerbang surga diharuskan melewati ujian berat yaitu menyeberangi jembatan yang membentang di atas Neraka Jahannam. Nabi shollallahu ’alaih wa sallam melukiskan jembatan itu sebagai lebih tipis dari sehelai rambut dan lebih tajam dari sebilah pedang. Ada mereka yang sukses menyeberanginya, ada yang sukses namun terluka kena sabetan duri-duri dan besi-besi kait yang merobek sebagian anggota tubuhnya sementara ada yang gagal sehingga terjatuh dan terjerembab dengan wajahnya terlebih dahulu masuk ke dalam api menyala-nyala Neraka Jahannam.

 وَلِجَهَنَّمَ جِسْرٌ أَدَقُّ مِنْ الشَّعْرِ وَأَحَدُّ مِنْ السَّيْفِ عَلَيْهِ كَلَالِيبُ وَحَسَكٌ يَأْخُذُونَ مَنْ شَاءَ اللَّهُ وَالنَّاسُ عَلَيْهِ كَالطَّرْفِ وَكَالْبَرْقِ وَكَالرِّيحِ وَكَأَجَاوِيدِ الْخَيْلِ وَالرِّكَابِ وَالْمَلَائِكَةُ يَقُولُونَ رَبِّ سَلِّمْ رَبِّ سَلِّمْ فَنَاجٍ مُسَلَّمٌ وَمَخْدُوشٌ مُسَلَّمٌ وَمُكَوَّرٌ فِي النَّارِ عَلَى وَجْهِهِ

“Dan Neraka Jahannam itu memiliki jembatan yang lebih tipis dari rambut dan lebih tajam dari pedang. Di atasnya ada besi-besi yang berpengait dan duri-duri yang mengambil siapa saja yang dikehendaki Allah. Dan manusia di atas jembatan itu ada yang (melintas) laksana kedipan mata, ada yang laksana kilat dan ada yang laksana angin, ada yang laksana kuda yang berlari kencang dan ada yang laksana onta berjalan. Dan para malaikat berkata: ”Rabbi sallim. Rabbi sallim.” ( ”Ya Allah, selamatkanlah. Selamatkanlah.”)  Maka ada yang selamat, ada yang tercabik-cabik lalu diselamatkan dan juga ada yang digulung dalam neraka di atas wajahnya.” (HR Ahmad 23649)

 

Setiap orang yang mengaku beriman sudah barang tentu berharap dirinya masuk ke dalam golongan mereka yang selamat menyeberanginya sehingga berhak masuk Surga dan dijauhkan dari azab api neraka. Namun pertanyaannya ialah bagaimana hal itu bisa tercapai? Apa syarat-syarat agar seorang Mukmin berhak menikmati kesuksesan tersebut? Sebenarnya dalam hadits lain Nabi shollallahu ’alaih wa sallam telah mengisyaratkan sebagian jawabannya.

 إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَدْعُو النَّاسَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَسْمَائِهِمْ سِتْرًا مِنْهُ عَلَى عِبَادِهِ، وَأَمَّا عِنْدَ الصِّرَاطِ، فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُعْطِي كُلَّ مُؤْمِنٍ نُورًا، وَكُلَّ مُؤْمِنَةٍ نُورًا، وَكُلَّ مُنَافِقٍ نُورًا، فَإِذَا اسْتَوَوْا عَلَى الصِّرَاطِ سَلَبَ اللَّهُ نُورَ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ، فَقَالَ الْمُنَافِقُونَ انْظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُورِكُمْ وَقَالَ الْمُؤْمِنُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنا فَلا يَذْكُرُ عِنْدَ ذَلِكَ أَحَدٌ أَحَدًا

“Allah akan memanggil umat manusia di akhirat nanti dengan nama-nama mereka ada tirai penghalang dari-Nya. Adapun di atas jembatan Allah memberikan cahaya kepada setiap orang beriman dan orang munafiq. Bila mereka telah berada di tengah jembatan, Allah-pun segera merampas cahaya orang-orang munafiq. Mereka menyeru kepada orang-orang beriman: ”Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebagian dari cahaya kamu.” (QS Al-Hadid ayat 13) Dan berdoalah orang-orang beriman: ”Ya Rabb kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami.”(QS At-Tahrim ayat 8)  Ketika itulah setiap orang tidak akan ingat orang lain.” (HR Thabrani 11079)

Di antara solusinya ialah seorang mukmin mesti mengupayakan agar dirinya kelak memiliki cukup cahaya agar mampu menyeberangi kegelapan dan panasnya neraka. Sebab pada saat akan menyeberangi jembatan tersebut setiap orang dibekali Allah cahaya agar mampu melihat jalan yang sedang ditelusurinya di atas jembatan tersebut. Dan bila ia termasuk mukmin sejati cahaya yang diterimanya itu akan setia menemani dan menyinari dirinya sepanjang penyeberangan itu hingga sampai ke ujung menjelang pintu surga. Namun jika ia termasuk orang yang imannya bermasalah lantaran begitu banyak dosanya, apalagi kalau ia termasuk orang munafik, maka di tengah perjalanan menyeberangi jembatan Allah tiba-tiba padamkan cahaya yang menemaninya sehingga ia dibiarkan dalam kegelapan dan akibatnya ia menjadi tersesat dan terjatuh ke dalam api neraka.

Begitu cahaya orang-orang munafik itu mendadak dipadamkan Allah, maka mereka akan berteriak panik dan memohon kepada orang-orang beriman sejati agar dibagi sebagian cahaya yang setia menemani mukmin sejati itu. Sungguh gambaran mengerikan yang dengan jelas diuraikan Allah di dalam ayat-ayat berikut ini:

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ وَلَهُ أَجْرٌ كَرِيمٌ

يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَى نُورُهُمْ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ بُشْرَاكُمُ الْيَوْمَ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ آَمَنُوا

انْظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِنْ نُورِكُمْ قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءَكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورًا

فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُورٍ لَهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِنْ قِبَلِهِ

 الْعَذَابُ يُنَادُونَهُمْ أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ قَالُوا بَلَى وَلَكِنَّكُمْ فَتَنْتُمْ

 أَنْفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الْأَمَانِيُّ حَتَّى

جَاءَ أَمْرُ اللَّهِ وَغَرَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ فَالْيَوْمَ لَا يُؤْخَذُ مِنْكُمْ فِدْيَةٌ وَلَا

مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مَأْوَاكُمُ النَّارُ هِيَ مَوْلَاكُمْ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

 ”Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak, (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mu’min laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang banyak. Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan (kepada mereka): “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)”. Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mu’min) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu. Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali.” (QS Al-Hadid ayat 11-15)

Lalu apakah amal perbuatan yang akan menyebabkan seorang mukmin memiliki cukup cahaya untuk sukses menyeberangi jembatan itu? Ternyata, di antaranya ialah kesungguhan seorang mukmin untuk bertaubat dari dosa-dosa yang selama ini dia kerjakan. Inilah yang disebut dengan aktifitas Taubatan Nasuhan (Taubat Yang Murni). Taubatan Nasuha inilah yang akan menyebebkan seorang mukmin memperoleh cahaya yang disempurnakan untuk sukses menyeberangi jambatan Neraka. Bukan taubat musiman alias taubat yang tidak menyebabkan seseorang benar-benar meninggalkan perbuatan dosa yang dilakukannya. Perhatikanlah ayat Allah berikut ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آَمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

”Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan Taubatan Nasuhan (taubat yang semurni-murninya), mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (QS At-Tahrim ayat 8)

Al-Hakim meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, dari Nabi shollallahu ’alaih wa sallam, beliau bersabda: ”Shirath itu setajam pedang dan sangat menggelincirkan.” Beliau melanjutkan: ”Lalu mereka melintas sesuai dengan cahaya yang mereka miliki. Maka di antara mereka ada yang melintas secepat meteor,  ada pula yang melintas secepat kedipan mata, ada pula yang melintas secepat angin, ada pula yang melintas seperti orang berlari, dan ada pula yang berjalan dengan cepat. Mereka melintas sesuai amal perbuatan mereka, hingga tibalah saat orang yang cahayanya ada di jari jempol kedua kakinya melintas, satu tangannya jatuh, dan satu tangannya lagi menggantung, satu kakinya jatuh dan satu kakinya lagi menggantung, kedua sisinya terkena api neraka.”

Kedua, seorang Mukmin akan dijamin memiliki cukup cahaya saat menyeberangi jembatan di atas Neraka jika ia rajin berjalan ke masjid dalam kegelapan untuk menegakkan sholat wajibnya semata ingin meraih keridhaan Allah. Nabi bersabda:

بَشِّرْ الْمَشَّائِينَ فِي الظُّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan menuju masjid-masjid dalam kegelapan dengan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat.” (HR Ibnu Majah 773)

Nabi shollallahu ’alaih wa sallam seringkali ketika berjalan menuju ke masjid berdoa dengan doa sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا

 وَعَنْ يَمِينِي نُورًا وَعَنْ يَسَارِي نُورًا وَفَوْقِي نُورًا وَتَحْتِ

 نُورًا وَأَمَامِي نُورًا وَخَلْفِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا

“Ya Allah jadikanlah cahaya dalam hatiku, dalam penglihatanku, dalam pendengaranku, di sebelah kananku, di sebelah kiriku, di sebelah atasku, di sebelah bawahku, di depanku, di belakangku dan jadikanlah aku bercahaya.” (HR Bukhary 5841)

Ketiga, seorang Mukmin akan sukses menyeberangi jembatan neraka bila ia melindungi sesama mukmin dari kejahatan orang Munafik. Dan sebaliknya barangsiapa yang mengucapkan perkataan buruk untuk mencemarkan seorang Muslim, maka Allah akan menghukumnya dalam bentuk ia ditahan di atas jembatan neraka hingga dosa ucapannya menjadi bersih.  

مَنْ حَمَى مُؤْمِنًا مِنْ مُنَافِقٍ أُرَاهُ قَالَ بَعَثَ اللَّهُ مَلَكًا يَحْمِي

 لَحْمَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ وَمَنْ رَمَى مُسْلِمًا بِشَيْءٍ يُرِيدُ

 شَيْنَهُ بِهِ حَبَسَهُ اللَّهُ عَلَى جِسْرِ جَهَنَّمَ حَتَّى يَخْرُجَ مِمَّا قَالَ

“Barangsiapa melindungi seorang Mukmin dari kejahatan orang Munafik, Allah akan mengutus malaikat untuk melindungi daging orang itu –pada hari Kiamat- dari neraka jahannam. Barangsiapa menuduh seorang Muslim dengan tujuan ingin mencemarkannya, maka Allah akan menahannya di atas jembatan neraka jahannam hingga orang itu dibersihkan dari dosa perkataan buruknya.” (HR Abu Dawud 4239)

Saudaraku, sungguh kita semua sangat membutuhkan cahaya yang mencukupi untuk menyeberangi jembatan neraka dengan selamat. Semoga Allah masukkan kita bersama ke dalam golongan Mukmin sejati. Semoga Allah bersihkan hati kita bersama dari penyakit kemunafikan. Sebab kemunafikan akan menyebabkan cahaya seseorang tiba-tiba padam saat menyeberangi jembatan neraka sehingga ia menjadi  tergelincir lalu jatuh ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Na’udzubillahi min dzalika…!

اَللَّهُمَّ طَهِّرْ قُلُوبَنَا مِنَ النِّفَاق وَ اَعْمَالَنَا مِنَ الرِّيَاء وَ أَلْسِنَتَنَا مِنَ الْكَذِب وَ أَعْيُنَنَا مِنَ الخِْيَانَة إِنَّكَ تَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُن وَ مَا تُخْفِ الصُّدُور

Ya Allah, bersihkanlah hati kami dari kemunafikan, dan ‘amal perbuatan kami dari riya dan lisan kami dari dusta serta pandangan mata kami dari khianat. Sesungguhnya Engkau Maha Tahu khianat pandangan mata dan apa yang disembunyikan hati.

Sumber : http://eramuslim.com/suara-langit/kehidupan-sejati/amal-perbuatan-yang-memudahkan-mukmin-menyeberangi-jembatan-neraka.htm

PPPA Daarul Qur’an

Sejarah PPPA Daarul Qur’an

ndoaPPPA (Program Pembibitan Penghafal Al-Quran) Daarul Quran awalnya menjadi laboraturium sedekahnya jamaah Wisatahati.

Dimulai pada tahun 2003, Ustadz Yusuf Mansur memulai dengan mengasuh 8 anak yatim dan dhuafa yang disekolahkan serta dijadikan partner dalam menjaga hafalan Al-Quran, shalat berjamaah, shalat malam dan shalat dhuha. Semakin hari jumlah santri semakin bertambah, sehingga sudah saatnya memulai pembangunan Pondok Pesantren Daarul Quran di Kampung Bulak Santri, Tangerang.

jariquSeiring dengan perkembangan PPPA Daarul Quran, maka Wisatahati merasa perlu untuk menjadikan PPPA bukan sekedar laboratorium saja tetapi menjadi Lembaga Pengelola Sedekah independen yang dikelola secara professional dan transparan.

Diikrarkan pada tanggal 29 Maret 2006 sekaligus launching logo PPPA Daarul Quran di Balai Sarbini, serta dikukuhkan melalui akte notaris tertanggal 11 Mei 2007, kini PPPA Daarul Quran berada di bawah naungan Yayasan Daarul Quran Nusantara. Dengan berbagai program yang digulirkan, PPPA Daarul Quran telah memiliki sekitar 3.000 an santri binaan, lembaga pendidikan baik dalam naungan maupun dalam koordinasi, diantaranya Ponpes Daarul Quran, Daqu Kids, daqu school dan SMPI Nasional Plus Daarul Qur’an di Bulak Santri Tangerang,

Sekolah Daarul Quran Intenasional terdiri dari TK, SD, SMP dan SMA serta STMIK (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer) Antar Bangsa di Ketapang Tangerang, Training Center di Cinagara Bogor, Pesantren Daarul Quran Lembang Bandung, Daqu Kids Semarang, Ponpes Daarul Quran Solo dan akan dikembangkan di beberapa daerah lainnya.

VISI
Menjadi laboratorium sedekah yang menyelenggarakan program memuliakan Al-Quran dengan amanah dan profesional.

MISI
� Optimalisasi penggalangan dana sedekah
� Memotivasi masyarakat untuk menjadikan sedekah sebagai solusi
� Menumbuhkembangkan program pendidikan dan dakwah yang berbasis tahfidz quran
� Mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan
� Menjadikan Indonesia Bebas Buta Al-Quran

Sumber : http://www.pppa.or.id/

Kang Abik Tetap Bersahaja

habib1Habibburahman El Shirazy, penulis Ketika Cinta Bertasbih tetap bersahaja walaupun namanya terus meroket. Kang Abik, begitu panggilan akrabnya, bahkan punya bakat menjadi sutradara.

Banyaknya pemberitaan seputar pembuatan Mega Film Ketika Cinta Bertasbih tak urung membuat nama Habibburahman El Shirazy, sang penulis novel, semakin meroket.

Akrab disapa Kang Abik, tampil tetap bersahaja di setiap kesempatan. Termasuk pada saat memenuhi undangan “Tausyiah, Kalam Cinta Diatas Lembar Dakwah” di Kasim Tuet Memorial College, Chai Wan, Hongkong. Bulan Februari lalu. Kang Abik yang saat itu ditemani oleh M. Cholidi, pemeran Khairul Azzam di film Ketika Cinta Bertasbih, berpenampilan layaknya keseharian. Tak juga tergoda membeli oleh-oleh untuk dibawanya pulang ke tanah air. “Itu bisa dibeli di Jakarta” Katanya saat ditanya mengapa tidak “memborong” barang-barang luar negeri.

Dengan penampilan tak jauh berbeda, Kang Abik disambut hangat di acara bedah buku di Solo dan Banten, minggu lalu (15/03). Yang berbeda kini ia tidak hanya berbicara seputar buku, namun pembuatan Mega Film Ketika Cinta Bertasbih yang diangkat dari novel karyanya pun menjadi topik bahasan. Dalam pembuatan film yang seluruh setting Kairo Mesir diambil di lokasi sebenarnya ini, Kang Abik mendampingi dari mulai pemilihan pemain sampai proses produksinya. “Saya tak ingin mengecewakan para pembaca novel saya, karena film yang dihasilkan tidak memiliki ‘nyawa’ novelnya” Imbuhnya.

Penulis berusia 32 tahun peraih Pena Award 2005, The Most Favorite Book and Writer 2005 dan BF Award 2006 ini menyatakan banyak belajar mengenai film dari Chaerul Umam (sutradara film KCB, red.), sehingga ia dapat memaparkan tentang film yang akan dirilis awal bulan Juni ini dengan fasih. Bahkan Chaerul Umam menyatakan bahwa Kang Abik memiliki talenta dalam bidang penyutradaan. Saat hal tersebut dikonfirmasikan kepadanya dan kemungkinan ia dapat menyutradarai karyanya sendiri di layar lebar, Kang Abik hanya tersenyum. “Insyaallah,” katanya.

Sumber : http://eramuslim.com/berita/silaturrahim/kang-abik-tetap-bersahaja.htm

Trailer Mega Film Ketika Cinta Bertasbih

Sinemart Pictures kini mengadaptasi novel Ketika Cinta Bertasbih secara utuh ke layar lebar. Dengan melibatkan langsung Habibburahman El Shirazy, sang penulis novel, dan melakukan audisi untuk mendapatkan pemeran yang memiliki karakter tak jauh dari tokoh dalam novelnya. Hingga menggaet Chaerul Umam untuk kembali menyutradarai setelah selama 11 tahun absen dari panggung layar lebar tanah air.

 

Ketika Cinta Bertasbih berfokus pada perjalanan tokoh Khairul Azzam (M. Kholidi Asadil Alam), seorang mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Universitas Al Azhar Kairo-Mesir. Kuliahnya tertunda selama 9 tahun setelah ayahnya meninggal dunia. Maka demi menghidupi dirinya dan keluarganya di Solo, Azzam berdagang bakso dan tempe di Kairo-Mesir. Dari pekerjaan yang dijalaninya, Azzam menjadi terkenal di kalangan KBRI di Kairo, dan mempertemukannya dengan Eliana (Alice Sofie Norin), gadis cantik nan modern, putri Dubes RI di Mesir.

kcbxKehidupan dan kisah cinta Azzam yang berliku tidak sekedar memberikan pencerahan jiwa, namun mengajak penonton untuk lebih mendalami rahasia Illahi dan memaknai cinta. Kehadiran Anna (Oki Setiana Dewi), seorang wanita Islami yang menggoda hati Azzam menjadi unsur yang mengikat keduanya dalam sebuah misteri cinta yang seolah tak berujung. Dikemas dengan manis dalam sudut pandang yang sangat berbeda dari film-film drama romantis pada umumnya. Peran adiknya bernama Husna (Meyda Sefira), serta Furqan (Andi Arsyil) teman kuliahnya yang juga berasal dari Indonesia dan terinfeksi AIDS merangkum perjalanan hidup Azzam menjadi sebuah cerita yang sangat bernilai.

Film ini juga didukung oleh belasan artis kawakan senior papan atas, seperti Deddy Mizwar, Didi Petet, Slamet Rahardjo, Ninik L Karim, Nungki Kusumastuti, bahkan sastrawan-Taufik Ismail pun muncul sebagai cameo. Ilustrasi musik dan soundtrack ditangani oleh Melly Goeslaw dan Anto Hoed. Tak ketinggalan Krisdayanti ikut tampil sebagai salah satu pengisi album soundtrack Mega Film Ketika Cinta Bertasbih.

Seluruh latar belakang dalam novel dihidupkan dengan pengambilan gambar dari lokasi sebenarnya di Kairo, Mesir. Syuting dilakukan sejak Oktober 2008, bertempat di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Mesir, seputar Kota Kairo dan Alexandria, Bandar Udara Internasional Kairo, Sungai Nil, Piramid Giza, bahkan Universitas Al Azhar yang selama ini tidak memperbolehkan film asing melakukan syuting di lokasi tersebut. Penggambaran setting yang begitu indah dan menganggumkan merupakan nilai plus dari film ini, yang tidak ditemukan dalam film nasional di beberapa dekade terakhir.

Sumber : http://eramuslim.com/berita/nasional/synopsis-mega-film-ketika-cinta-bertasbih.htm

Mengapa Dollar AS Babak Belur?

Bank Sentral China menganjurkan sebagai alat tukar mata uang internasional, dollar AS sudah saatnya diganti sekarang ini. Tapi bagaimana caranya gerangan?

Adalah sebuah ide yang penuh dengan intrik sekaligus lucu ketika beberapa bulan lalu Tim Geithner, sekretaris bendahara AS mengatakan bahwa dollar adalah alat tukar yang membahagiakan, namun kenyataannya, dollar sekarang pingsan dalam perekonomian internasional. Menurut Geithner, asuransi akan membuat pasaran dollar kembali meningkat.

Semuanya berpendapat bahwa implementasi ide ini hanya akan membuat dollar hancur lebur. Saham-saham perusahaan yang bergerak dalam bidang penyediaan barang-barang luar negeri seperti Wal-Mart (NYSE: WMT) dan Home Depot (NYSE: HD) tadinya mendapatkan banyak pemasukan yang bagus. Sedangkan perusahaan-perusaan yang lebih berorientasi eksport seperti Dow Chemical (NYSE: DOW), Weyerhaeuser (NYSE: WY), and PepsiCo (NYSE: PEP) juga asalnya baik-baik saja. Sekarang semuanya tengah tinggal landas menuju krisis.

Bagaimana bisa terjadi? Perumpamaannya saja, ada perbandingan 1:1 antara dollar AS dan mata groucho Freedonia (sebuah negara fiktif di Eropa dengan mata uangnya groucho). Jika seorang eksporter AS ingin menjual sebuah barang dengan harga $100 di pasar Freedonia, maka si pembeli di sana harus membayar 100 groucho. Tapi jika dollar jatuh, katakanlah menjadi $0.90 terhadap groucho, barang itu akan menjadi lebih murah 10%.

Kita bisa melihat hal ini sedang terjadi dengan dollar, yaitu bahwa barang-barang yang masuk ke AS menjadi sangat mahal sedangkan dollar semakin melemah. Dengan defisit perdagangan yang terjadi pada tahun 2008, AS kehilangan lebih dari $680 juta, tidak heran dollar pun tersungkur.

Dalam waktu enam minggu terakhir ini atau lebih, tak ada yang berubah di AS. Para penganggur bertambah 8,5%, kepercayaan konsumer, pendapatan per orang, minat belanja yang sekarat, semuanya itu benar-benar menurun dan semakin menurun. Bisnis pun pingsan, dan setelah menunjukan beberapa perbaikan, penjualan retail pun mengecewakan, di bawah pengharapan.

Sebuah saga ekonomi, digabungkan dengan belanja perbaikan dan defisit penjualan yang besar tampaknya sedang membuat dollar AS semakin babak belur saja.

Sumber : http://eramuslim.com/berita/dunia/mengapa-dollar-as-babak-belur.htm

Dia Bernama Perempuan

Wanita dijajah pria sejak dulu
Dijadikan perhiasan sangkar madu
Namun adakala pria tak berdaya
Tekuk lutut dibalik kerling wanita

 

Lewat pesona, kharisma, dan kepribadian perempuan mampu mengubah dunia. Sepak terjang mereka tidak kalah dengan para kaum Adam bahkan ada—yang kerap dinobatkan menjadi pemimpin dunia.

  

Begitulah perempuan, membicarakan sosok sesorang perempuan memang tak habisnya dikupas. Hingga sesorang Ismail Marzuki seorang pencipta dan composer lagu di zamannya— itu mampu membuat lagu seperti itu.

  

Namun sebelum mengenal sosok perempuan itu sendiri yuk mari kita lebih jauh lagi mengetahui arti perempuan itu sesungguhnya?

 

Sebenarnya kata perempuan itu sendiri diambil dari bahasa sansekerta berasal dari akar kata “empu”—yang memiliki arti ahli atau tukang membuat sesuatu. Biasanya kalau kita mendengar kata ahli atau tukang ini adalah sosok yang suci dan penuh ilmu. Sementara kata lain yang terkait dengan sosok perempuan adalah kata ibu dan mama.

 

Bukan itu saja menurut asal bahasa kata mama juga diambil dari bahas Latin mamae yang berarti memiliki atau mempunyai kantung susu. Dan dari dua istilah tersebut maka sudah jelas bahwa pengertian perempuan terkait dengan reproduksi dan genitalnya saja.

 

Maka tak berlebihan kiranya kalau banyak diantara kita dari sudut pandang tugas kodratinya yaitu mengandung, melahirkan dan menyusui. Bukan itu saja kata perempuan sendiri berakar dari kata wani ing toto yang memiliki arti mampu atau dapat diatur. Hal ini juga berkaitan dengan kultur Jawa yang masih menurut paham bahwa perempuan (baca: istri) harus turut manut pada lelaki (baca: suami). Sampai-sampai ada pepatah dalam bahasa Jawa yang berbunyi seperti ini neroko manut swargo katut—yang kurang lebih artinya neraka atau surga istri harus ikut suami.

 

Entahlah, terkadang asal-usul kehadiran perempuan ditafsirkan agak menyeleneh seperti ungkapan yang mungkin sering kita dengar .Wanita tercipta dari tulang rusuk Adam, tanpa tulang rusuk Adam mungkin makhluk perempuan tak pernah ada” . Sehingga seolah-olah perempuan lahir ke dunia hanya sebagai pelengkap saja. Menyedihkan memang bila mendengarnya. Padahal masih ada perempuan-perempuan yang tidak kalah dibanding kaum Adam. Bahkan sampai-sampai ada yang sangat berpengaruh dan lebih mengejutkan lagi diantara mereka ada pula yang dapat mengubah dunia sesuai tujuan mulia mereka masing-masing.

 

Seperti di Indonesia sendiri, tokoh perempuan yang mempunyai peran besar dalam emansipasi perempuan diantaranya R. A. Kartini, Cut Nya Dien, Martha Christina Tiahahu dan juga tentunya 30 pejuang yang memprakarsai Kongres Wanita 1 di Jogya pada tanggal 22 Desember 1928 yang sekarang ditetapkan sebagai hari Ibu. Sebenarnya tidak perlu kita berpikir susah mencari tokoh yang namanya tertulis dibuku sejarah ataupun yang fotonya terpampang di majalah-majlah untuk dijadikan sumber panutan, karena sang perempuan (ibu) dengan cinta yang tulus adalah perempuan yang paling patut kita kagumi dalam kehidupan sehari-hari. Bukan begitu?

 

Sebab ribuan lampau banyak tokoh perempuan yang mengubah sejarah dunia dan meninggalkan nama harum dan kekal. Perjuanganan mereka dimasa lalu telah memberikan dampak positif bagi perempuan modern saat ini. Dimana perempuan selain menjadi ibu dan istri ternyata sekarang bisa memiki property sendiri, menyuarakan pendapatnya dan bahkan mempunyai pendidikan serta karier yang hebat dan mencapai posisi tertinggi di kepemimpinan.

 

Hal ini pula dirasakan oleh Napoleon Bonaparte saat ditanya,” Benteng manakah di Perancis yang paling kuat?”

 

Ia menjawab,” Para perempuan (ibu) yang baik.”

 

Jadi tidak salah jika kita memasuki Al-Khansa binti Amru, Ummul Mujahidin. Perempuan yang semangat juangnya tetap menyala luar bisa disaat usia tidak muda lagi. Seperti gadis belia, masih muda, penuh gairah. Setiap tutur katanya menjadi motivasi dan insipirasi. Dialah penyair dua zaman. Tidak sekedar mahir bersyair tapi juga ahli—dan dalam kerja keras.

 

Serta nama yang membuat bergetar orang yang mendengarnya. Dia terkenal cantik dan cerdik, pintar dan berakal, popular dikalangan orang Arab saat itu.

 

Namun segalanya menjadi lebih dahsyat, luar biasa. Yakni setelah dia bergabung dalam kafilah Islam: kepakaran, keberanian dan kepandaiannya bersyair didekasikan untuk menggelorakan jihad para penjuang Islam. salah satunya ia menyemangati ke-4 orang putranya untuk berperang ke medan jihad. Untuk membela Islam pada tahun 14 Hijrah pada masa Kalifah Umar Ibnul Khaththab. Ya, walau dalam peperangan itu dia harus merelakan putra-putra kesayangnya untuk gugur di medan jihad. Hingga dari peristiwa peperangan itu pula wanita penyair itu mendapatkan gelar kehormatan “Ummu Syuhada” Ibu para Syuhada, orang-orang yang mati syahid di jalan Allah.

Dialah Khansa. Ia mempersembahkan ke-empat anaknya yang pemberani untuk membela Is\lam di medan jihad al-Qadisiyah. Ia bersedih bukan lantaran “kehilangan” buah hatinya, akan tetapi ia sangat sedih karena tidak bisa lagi menyumbang bunga-bunga di tengah kecamuk perang. Sungguh amat-amat mulia jiwanya.

 

Kalau begitu apakah ibu yang melahirkan kita termasuk diantaranya? Sebagai perempuan? Tentu saja! Bukan hanya mendapatkan julukan pahlawan tetapi juga perempuan hebat disaat memperjuangkan anak-anaknya saat mengadung dan melahirkan hingga ia harus berkorban diri. Baik segala resiko yang diterimanya. Ia tak peduli dengan dirinya hanya satu bagaimana saat itu anaknya lahir dengan selamat dan tak satu pun yang kurang. Karena satu hal betapa bahagia dan senang seorang perempuan bila melahirkan dan menyusui seorang anaknya ( bayi) di pelukannya. Seakan-akan telah menjadi perempuan seutuhnya.

 

Hingga tak salah bila dalam hadis yang sering kita dengar bahkan familiar di gendang telingan kita. “Syurga itu ada di telapak kaki ibu.”

 

Untuk itu apakah kita sebagai (seorang anak) yang telah dilahirkan dari rahimnya sudah menjalankan kewajibannya. Dan sudah sepantasnya kita menyematkan tanda untuk sebagai pengharagaan untuk mereka yang telah menjadi seorang ibu serta perempuan yang telah berjasa untuk negerinya maupun untuk anak-anaknya. Dan kita tak salah lagi bila tanda bahwa “Dialah bernama Perempuan.” Layak disematkan untuk mereka. (fy)

 

Ulujami, 20 April 2009
Untuk para bidadari syurga yang telah menunggu kehadiran putra-putrinya.

Sumber : http://eramuslim.com/oase-iman/dia-bernama-perempuan.htm

BAHAYA-nya SMS (Sekedar Info..)

Assalamu’alaikum Wr.wb.

Ba’da Tamhid…

Dipagi yg berkah ini saya terima email dari seorang teman..yang menginformasikan tentang bahaya sms ??? wew sms jg bisa bahaya yaa….and just for info for you please read it carefully….


Seorang wanita telah mengubah kebiasaannya dalam pencantuman nama di handphone setelah tasnya dicopet orang. tas tersebut berisi HP,credit card,dompet, dsb… dicuri orang. 20 menit kemudian ketika dia menelpon suaminya untuk memberitahu apa yg terjadi, suaminya berkata,”Aku baru aja terima SMS kamu, nanya nomor pin. Baru aja aku balas.” Ketika mereka melaporkan ke bank, staff bank memberitahukan bahwa uang mereka telah ditarik lewat ATM. Pencuri tersebut telah menggunakan HP untuk meng-sms “suami” dan mendapatkan nomor pin. Dalam waktu 20 menit dia berhasil menarik semua uang yang ada dalam rekening bank.

Jadi ingat dengan kejadian di atas, pikirkan kembali memperlihatkan hubungan anda dengan orang2 yg ada dalam phonebook HP anda. Hindari penggunaan nama Rumah, Home, Sayang, Suami, Cinta, Ibu, Ayah, dsb… dan yang paling penting. Ketika informasi yg sangat penting diminta lewat SMS, konfirmasi dengan menelepon balik.

Jangan mudah memberikan info tersebut hanya karena yg meminta adalah pasangan/keluarga lewat SMS. Ingat bahwa selalu ada kemungkinan HP dicuri / berada di tangan orang lain.

Semoga bermanfaat.

Sumber : http://hafez.wordpress.com/2009/01/29/bahaya-nya-sms-sekedar-info/#comment-6836

Kuliah GRATIS di ITB (termasuk biaya hidup)

Sore ini, setelah bolak-balik dari lapangan ke ruangan akhirnya PC kembali ku “toel”. Setelah masukan password akhirnya ingin juga aku check email ku. Icon Internet Explorer pun ku click dan aku mulai mengetik “gmail” lalu enter. Cuma gmail yang inboxnya tak banyak tak seperti hotmail yang puluhan, bahkan yahoo ku lebih dari 5000 inbox (terakhir ku check).

Ko jadi ngelantur…, balik ke judul urutan pertama inbox gmailku adalah judul di atas. Setelah ku search di Eyang Google, akhirnya ketemu juga tulisan aslinya. Berikut Ahya sertakan mengenai hal berkenaan judul di atas.

BANDUNG, itb.ac.id – Program “ITB Untuk Semua” adalah suatu skema penerimaan mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung yang secara khusus menyediakan bangku kuliah bagi para lulusan sekolah menengah umum dari keluarga yang tidak mampu secara ekonomi dengan penghasilan kedua orang tua di bawah atau sama dengan Upah Minimum Regional setempat. Uang pendidikan, ongkos tempat tinggal, dan biaya hidup selama menempuh kuliah di Bandung akan didanai beasiswa “ITB Untuk Semua” . Untuk beasiswa ini, alokasi dana yang disediakan ialah 100 juta per anak untuk lima tahun. Dana akan diperoleh dari alumni ITB, baik perseorangan atau berkelompok. Alumni yang sudah bersedia menjadi orang tua asuh diantaranya Ir. Benny Subianto, Ir. Martiono Hadianto, Ir. Betty Alisjahbana, Ir. Karen Agustiawan. Sekitar 100 bangku kuliah disediakan secara khusus bagi para lulusan SMA angkatan 2009.

Para calon penerima beasiswa akan mengikuti Penelusuran Minat, Bakat, dan Potensi ITB (PMBP) jalur beasiswa penuh. Sebelum kuliah, para calon yang diterima akan mengikuti masa persiapan untuk membantu penyesuaian diri dengan suasana kuliah serta kehidupan di Bandung. Selama kuliah, para mahasiswa program “ITB Untuk Semua” akan mendapat arahan dari pembimbing khusus untuk membantu menyelesaikan kendala studi dan persoalan personal yang mungkin muncul selama menempuh kuliah di ITB. Para mahasiswa juga akan diberi kesempatan mengikuti ceramah-ceramah inspirasional, studi banding ke lokasi-lokasi penerapan teknologi tepat guna, dan sebagainya. Para lulusan program “ITB Untuk Semua” diharapkan kelak akan menjadi agen perubahan di daerah asal mereka.

Persyaratan
Para calon penerima beasiswa “ITB Untuk Semua” harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Calon lulusan sekolah menengah atas pada tahun ajaran 2009 (bidang studi IPA untuk fakultas Sains dan Teknik).
  • Berasal dari keluarga yang tak mampu secara ekonomi (penghasilan kedua orangtua di bawah Upah Minimum Regional setempat)
  • Memiliki prestasi akademik yang sangat baik.
  • Aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah (lebih diutamakan yang memiliki bakat memimpin)
  • Mendapat rekomendasi dari kepala sekolah
  • Bersedia mengikuti ujian penerimaan yang dilakukan ITB

Bidang Studi yang Dapat Dipilih

Fakultas/Sekolah yang dipilih oleh calon penerima beasiswa adalah sbb:

  • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD),
  • Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL),
  • Fakultas Teknologi Industri (FTI),
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA),
  • Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD),
  • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM),
  • Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI),
  • Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK),
  • Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB),
  • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH),
  • Sekolah Farmasi (SF),
  • Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).

Cara Mendaftar
Kirimkan berkas formulir pendaftaran (pada halaman terakhir leaflet ini, boleh di-fotocopy) dengan dilengkapi dokumen sbb:

  • Fotocopy halaman depan rapor SMA dan halaman-halaman nilai (dari semester I hingga V) yang telah dilegalisir pihak sekolah
  • Surat keterangan berasal dari keluarga yang secara ekonomi tak mampu dengan ditandatangani Ketua RT/RW (Yang dimaksud keluarga yang secara ekonomi tak mampu adalah penghasilan kedua orangtua per bulannya di bawah atau sama dengan Upah Minimum Regional setempat. Kami akan> melakukan survey lapangan secara random untuk mengetahui kondisi keluarga calon mahasiswa)
  • Surat dukungan/referensi dari kepala sekolah
  • Tulisan 1 halaman kertas A4 (boleh diketik atau tulis tangan) yang menjelaskan mengapa pendaftar ingin mengikuti program “ITB Untuk Semua”
  • Tulisan 1 halaman kertas A4 (boleh diketik atau tulis tangan) yang menggambarkan kondisi keluarga pendaftar [Misalnya, menceritakan pekerjaan orang tua, kegiatan pendaftar di luar sekolah, kondisi masing-masing anggota keluarga, dsb]

 

Berkas pendaftaran lengkap dimasukkan amplop coklat berukuran besar dan dikirim ke:
Panitia Penerimaan Beasiswa “ITB Untuk Semua”
Direktorat Pendidikan ITB
u.p. Kasubdit Penjaringan Mahasiswa/Ketua Lembaga TPB
Gd. CCAR ITB Lt.4
Jl. Tamansari 64 Bandung

Berkas paling lambat dikirimkan pada 20 April 2009 (cap pos)

Ujian Penerimaan
Panitia seleksi tahap awal program “ITB Untuk Semua” akan melakukan penilaian berdasarkan berkas yang masuk. Penilaian meliputi:

  • Kemampuan akademik
  • Motivasi (dilihat dari tulisan mengapa pendaftar ingin mengikuti program “ITB Untuk Semua”)
  • Kondisi keluarga (dilihat dari tulisan kondisi keluarga pendaftar)
  • Pengujian kebenaran data yang diberikan kepada pihak sekolah

Dari hasil penilaian tersebut, panitia tahap awal akan memanggil (melalui surat) calon-calon potensial untuk mengikuti Ujian Saringan Masuk (USM) jalur PMBP terpusat dan wawancara di kampus ITB di Bandung. Seluruh biaya transportasi dan akomodasi selama ujian akan disediakan oleh ITB. Ujian ini akan berlangsung pada 29 Mei- 31 Mei 2009.

Panitia akan mengumumkan penerima beasiswa (hanya calon potensial, yang diterima yang akan dikirimi surat) pada pertengahan bulan Juni 2009. Penerima beasiswa akan berkumpul kembali di Bandung pada akhir bulan Juni 2009 untuk mengikuti program penyesuaian diri.

Pada bulan Agustus 2009, penerima beasiswa “ITB Untuk Semua” mulai mengikuti perkuliahan di ITB.

Download Formulir pendaftaran

Persyaratan Untuk Mengajukan Lamaran, berupa :

  • Fotocopy halaman depan rapor SMA dan halaman-halaman nilai (dari semester I s.d. semester V) yang telah dilegalisasi sekolah
  • Surat keterangan berasal dari keluarga yang secara ekonomi tak mampu dengan ditandatangani Ketua RT/RW, berupa :
    • Surat Keterangan Penghasilan atas nama kedua Orang Tua calon peserta PMBP-ITB
    • Keterangan Tidak Mampu dari RT/RW atas nama kedua Orang Tua calon peserta PMBP-ITB
  • Surat dukungan/referensi dari kepala sekolah
  • Tulisan 1 halaman kertas HVS (boleh diketik atau tulis tangan) yang menjelaskan mengapa pendaftar ingin mengikuti program “ITB Untuk Semua
  • Tulisan 1 halaman kertas HVS (boleh diketik atau tulis tangan) yang menggambarkan kondisi keluarga pendaftar [misalnya menceritakan pekerjaan orang tua, kegiatan pendaftar di luar bersekolah, kondisi masing-masing anggota keluarga, dsb]

Sumber : zz dan http://www.itb.ac.id/news/2395.xhtml

Walau agak telat, tapi tidak apa dari pada tidak sama sekali. So buat temen-temen tolong sebarluaskan juga ya (Pesennya sih gitu tadi di email) n makasih sebelumnya

Akh Idan (Ahya al Qadr; Inrasyad.wordpress.com)

Rahasia Do’a Mengatasi Hutang

baby2Abu Said Al-Khudhri radhiyallahu ’anhu bertutur: “Pada suatu hari Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam masuk masjid. Tiba-tiba ada seorang sahabat bernama Abu Umamah radhiyallahu ’anhu sedang duduk di sana. Beliau bertanya: ”Wahai Abu Umamah, kenapa aku melihat kau sedang duduk di luar waktu sholat?” Ia menjawab: ”Aku bingung memikirkan hutangku, wahai Rasulullah.” Beliau bertanya: ”Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah do’a yang apabila kau baca maka Allah ta’aala akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?” Ia menjawab: ”Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda,”Jika kau berada di waktu pagi maupun sore hari, bacalah do’a:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

bebas-hutang”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.” Kata Abu Umamah radhiyallahu ’anhu: ”Setelah membaca do’a tersebut, Allah berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku.” (HR Abu Dawud 4/353)

Doa ampuh yang diajarkan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam kepada Abu Umamah radhiyallahu ’anhu merupakan doa untuk mengatasi problem hutang berkepanjangan. Di dalam doa tersebut terdapat beberapa permohonan agar Allah ta’aala lindungi seseorang dari beberapa masalah dalam hidupnya. Dan segenap masalah tersebut ternyata sangat berkorelasi dengan keadaan seseorang yang sedang dililit hutang.

pusingPertama, ”Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih.” Orang yang sedang berhutang biasanya mudah menjadi bingung dan tenggelam dalam kesedihan. Sebab keadaan dirinya yang berhutang itu sangat potensial menjadikannya hidup dalam ketidakpastian alias bingung dan menjadikannya tidak gembira alias berseduih hati.

Kedua, ”Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas.” Biasanya orang yang berhutang akan cenderung menjadi lemah. Dan biasanya orang yang malas dan tidak kreatif dalam menjalani perjuangan hidup cenderung mudah berfikir untuk menacari pinjaman alias berutangketika sedikit saja menghadapi rintangan dalam hidup. Sedangkan orang yang rajin cenderung tidak berfikir untuk berhutang selagi ia masih punya ide solusi selain berhutang dalam hidupnya. Orang rajin bahkan akan menolak bilamana memperoleh tawaran pinjaman uang karena ia anggap itu sebagai suatu beban yang merepotkan.

Ketiga, ”Aku berlindung kepada Engkau dari sifat pengecut dan kikir.” Biasanya orang yang terlilit hutang menjadi orang yang diliputi rasa takut. Ia cenderung menjadi pengecut. Jauh dari sifat pemberani. Mentalnya jatuh dan tidak mudah memiliki kemantapan batin. Dan orang yang berhutang mudah menjadi kikir jauh dari sifat demawan. Bila kotak amal atau sedekah melintas di depannya ia akan membiarkannya berlalu Hal ini karena ia menggunakan logika ”Bagaimana aku bisa bersedekah, sedangkan hutangku saja belum lunas.”

credit-cardKeempat, ”Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.” Doa bagian akhir mengandung inti permohonan seorang yang terlilit hutang. Ia serahkan harapannya sepenuhnya kepada Allah ta’aala Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji agar menuntaskan problem hutang yang berkepanjangan membebani hidupnya. Di samping itu ia memohon agar dirinya dilindungi Allah ta’aala dari kesewenang-wenangan manusia. Kesewenangan dimaksud terutama yang bersumber dari fihak yang berpiutang. Sebab tidak jarang ditemukan bahwa fihak yang berpiutang lantas bertindak zalim kepada yang berhutang. Ia merasa telah menanam jasa dengan meminjamkan uang kepada yang berhutang. Lalu ia merasa berhak untuk berbuat sekehendaknya kepada yang berhutang apalagi jika yang berhutang menunjukkan gejala tidak sanggup melunasi hutangnya dengan segera.

Itulah sebabnya dunia modern dewasa ini banyak diwarnai oleh berbagai tindak kezaliman. Sebab dalam era dunia modern manusia sangat mudah berhutang. Dalam kebanyakan transaksi manusia dianjurkan untuk terlibat dalam hutang alias transaksi yang tidak tunai. Sedikit sedikit kredit. Apalagi skema pelunasan hutangnya melibatkan praktek riba yang termasuk dosa besar. Islam adalah ajaran yang menganjurkan manusia untuk membiasakan diri bertransaksi secara tunai. Ini bukan berarti Islam mengharamkan berhutang. Hanya saja Islam memandang bahwa berhutang merupakan suatu pilihan yang bukan ideal dan utama. Itulah sebabnya ayat terpanjang di dalam Al-Qur’an ialah ayat mengenai berhutang, yaitu surah Al-Baqarah ayat 282.

Suatu ketika Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ’anhu didatangi anaknya yang hendak meminjam uang. Lalu ia berkata kepadanya ”Nak, aku tidak punya uang.” Lantas anaknya mengusulkan agar ayahnya pinjamkan dari Baitul Maal (Simpanan Kekayaan Negara). Maka Umar-pun menulis memo kepada pemegang kunci Biatul Maal yang isinya: ”Wahai bendahara, tolong keluarkan sekian dinar dari Baitul Maal untuk aku pinjamkan ke anakku. Nanti biar aku cicil dengan potong gajiku tiga bulan ke depan.”

Maka memo tersebut dibawa oleh anaknya dan diserahkan kepada bendahara. Tidak berapa lama iapun kembali menemui ayahnya dengan wajah murung. ”Ayah, aku tidak menerima apa-apa dari bendahara kecuali secarik kertas ini untuk disampaikan kepadamu.” Maka Umar menyuruh anaknya membacakan isi memo balasan itu. Isinya ”Wahai Amirul Mu’minin Umar bin Khattab, bagiku sangatlah mudah untuk mengeluarkan sekian dinar dari Baitul Maal untuk engkau pinjam. Namun aku minta syarat terlebih dahulu darimu. Aku minta agar engkau memberi jaminan kepadaku bahwa tiga bulan ke depan Amirul Mu’minin Umar bin Khattab masih hidup di dunia untuk melunasi hutang tersebut.” Maka Umar langsung beristighfar dan menyuruh anaknya pulang…!

Sumber : http://eramuslim.com/suara-langit/ringan-berbobot/rahasia-do-a-mengatasi-hutang.htm

Awan Tag